logo


Dana Infrastruktur Tinggi saat Pandemi, AHY: Tidak Relevan

AHY heran ada pihak yang cenderung memaksakan agenda di luar penanganan Covid-19.

24 Agustus 2021 04:30 WIB

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ikut menyoroti kebijakan pemerintah terkait anggaran infrastruktur yang lebih besar ketimbang anggaran kesehatan di masa pandemi Covid-19.

AHY heran ada pihak yang cenderung memaksakan agenda di luar penanganan Covid-19. Sikap itu dinilai tak sejalan dengan perjuangan masyarakat menghadapi pandemi.

Hal itu disampaikan AHY saat memberi pidato kebangsaan pada peringatan 50 tahun Centre for Strategic and International Studies (CSIS).


Sebut Buzzer di Era Sekarang Mengerikan, AHY: Siapa pun Bisa Jadi Korban Fitnah

"Selain tidak relevan, juga sebenarnya masih bisa ditunda karena tidak mengandung kegentingan yang memaksa. Misalnya, struktur belanja pemerintah dalam pembangunan infrastruktur ternyata masih lebih tinggi dibanding alokasi anggaran kesehatan," kata AHY di kanal YouTube CSIS Indonesia, Senin (23/8).

Sebagaimana Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021, pemerintah merancang Rp326,4 triliun untuk kesehatan. Untuk pembangunan infrastruktur, pemerintah menggelontorkan Rp417,4 triliun.

Tahun depan, anggaran infrastruktur turun menjadi Rp384,8 triliun. Akan tetapi angka itu masih lebih tinggi dari anggaran kesehatan, yakni Rp255,3 triliun.

Rawan Disalahgunakan, Cetak Kartu Vaksin Sebaiknya Dihindari

Halaman: 
Penulis : Iskandar