logo


Pembangunan Nord Stream 2 Dikecam, Menlu Rusia: Memperkuat Ketahanan Energi Eropa

Pembangunan jalur pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 2, kini sudah memasuki tahap akhir dan akan segera diselesaikan

23 Agustus 2021 21:27 WIB

Sergey Lavrov
Sergey Lavrov Tass

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan bahwa klaim yang dibuat oleh sejumlah negara Eropa yang menyebut jalur pipa gas Nord Stream 2 akan meningkatkan ketergantungan Uni Eropa terhadap pasokan gas dari Rusia, merupakan klaim yang tidak berdasar.

"Kami menganggap pembangunan konstruksi jalur pipa gas Nord Stream 2 merupakan murni proyek komersial dan saling menguntungkan. Tuduhan yang menyebut jika jalur pipa ini akan meningkatkan ketergantungan Eropa terhadap suplai gas dari Rusia tidaklah benar," kata Lavrov dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Hungaria, dilansir Sputnik.

Ia menambahkan bahwa Nord Stream 2 akan membantu mendiversifikasi rute transit gas dan memastikan pasokan berkelanjutan ke konsumen Eropa di sepanjang jalur terpendek, yang, pada gilirannya, akan mengarah pada penurunan jejak ekologis dari transportasinya.


Masih Tepati Janji, Taliban Bakal Kena Sanksi AS?

"Secara strategis, Nord Stream 2 akan memperkuat ketahanan energi Eropa selama beberapa dekade mendatang. Itu sebabnya ibu kota Eropa yang tertarik dengan proyek tersebut dengan tegas mendukung penyelesaian pembangunan pipa gas," Lavrov menekankan.

Sebelumnya, Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan bahwa pembangunan jalur pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 2, akan segera diselesaikan dimana saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 99 persen.

"Ada 15 kilometer (pipa yang harus disambungkan) di seluruh dasar laut. Anda bisa mengatakan bahwa proyek ini hampir selesai," kata Putin dalam konferensi pers usai bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Gagal Dievakuasi, Staf Kedubes AS di Kabul: Lebih Baik Mati Dihujani Peluru Taliban

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia