logo


Terduga Teroris Ditangkap Terkait Pengumpulan Dana, BNPT Sebut Ada JI dan JAD

Pengumpulan dana dilakukan dengan memasang kotak amal di beragam tempat.

19 Agustus 2021 17:52 WIB

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar dalam acara vaksinasi dan baksos di Jenawi, Karanganyar, Kamis (19/8).
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar dalam acara vaksinasi dan baksos di Jenawi, Karanganyar, Kamis (19/8). Dok. Jitunews

KARANGANYAR, JITUNEWS.COM - Terduga teroris di sejumlah daerah Jawa-Sumatera berhasil diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Penangkapan ini dilakukan terkait kasus pendanaan terorisme jaringan Jemaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daullah (JAD).

Hal ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar saat menghadiri acara Vaksinasi dan Baksos di Balai Desa Menjing, Jenawi, Karanganyar, Kamis (19/8/2021).

“Memang ada upaya pengumpulan dana. Yang jelas itu dicegah. Jangan sampai uang itu dikumpulkan untuk tujuan merencanakan atau mendukung tindakan-tindakan yang mengarah ke aksi terorisme," kata Boy.


Ade Armando: Islam Ditakuti karena Ajarannya Dikhawatirkan Bawa Terorisme

Penggalangan dana terorisme itu, jelas Boy, dilakukan dengan memasang kotak amal di beragam tempat, salah satunya rumah ibadah. Menurutnya, jumlah dana yang sudah terkumpul itu kini tengah diaudit petugas.

Boy memastikan terduga teroris yang ditangkap itu berasal dari kelompok JI dan JAD.

"JI ada, Jamaah Ansharut Daulah (JAD) juga ada," ungkapnya.

Penangkapan sejumlah terduga teroris itu merupakan upaya antisipasi tindakan membahayakan menjelang perayaan HUT RI ke-76.

"Semua langkah-langkah itu dimaksud agar pihak-pihak tertentu yang telah diamati, diselidiki, dideteksi, tidak sampai melakukan hal-hal yang lebih membahayakan masyarakat," pungkas Boy.

Bukan Kaleng-kaleng, Berikut Daftar Nama 205 Advokat yang Siap Bela Munarman

Halaman: 
Penulis : Iskandar