logo


Baju Adat Badui Jokowi Banjir Kritikan, KSP: Harusnya Kita Berterimakasih ke Presiden

Moeldoko sebut Jokowi telah memperkenalkan baju adat berbagai daerah dalam setiap acara kenegaraan.

19 Agustus 2021 05:30 WIB

Presiden Jokowi pada saat Sidang Tahunan MPR RI
Presiden Jokowi pada saat Sidang Tahunan MPR RI Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ade Irfan Pulungan menanggapi kritikan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang menyebut baju adat suku Badui yang dipakai oleh Presiden Jokowi dalam sidang tahunan MPR hanya pemanis belaka.

Menurutnya, masyarakat Indonesia seharusnya beterima kasih kepada Jokowi. Pasalnya, kata Moeldoko, Jokowi telah memperkenalkan baju adat berbagai daerah dalam setiap acara kenegaraan.

"Kalau kita bisa memahami keanekaragaman suku, etnis, budaya dan adat di republik ini dari Sabang sampai Merauke, tentu kita berterima kasih kepada kepemimpinan Pak Jokowi. Karena dalam setiap event kenegaraan dia memunculkan, mensosialisasikan dan mentradisikan memakai busana adat yang ada di republik ini," kata Irfan seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (19/8/2021).


Heboh Mural Jokowi, Moeldoko: Beliau Orang Tua yang Perlu Kita Kita Hormati

"Itulah kebesaran pemimpin. Dia mensosialisasikan dan memamerkan dalam acara kenegaraan. Harusnya kita bangga, bukan mencibir," tegasnya.

Moeldoko pun mengaku heran dengan pihak-pihak yang mengkritik pakaian adat suku Badui yang dikenakan oleh Jokowi. Padahal, kata dia, masyarakat suku Badui tidak mempersoalkan hal tersebut.

"Makanya pola pikirnya janganlah sempit dan menghasut. Artinya orang yang kritik tak memahami adanya kearifan dan budaya lokal," pungkasnya.

Jokowi Didesak Tangani Polemik TWK KPK, Moeldoko: Jangan Semua Lari ke Presiden, Ngapain yang Dibawah?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati