logo


Soal Prediksi Pandemi 10 Tahun, Mensos: Kita Harus Siaga Terus

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan bahwa sudah menyiapkan langkah antisipasi

18 Agustus 2021 14:45 WIB

Tri Rismaharini
Tri Rismaharini Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pandemi Covid-19 diprediksi sejumlah kalangan bisa berlangsung hingga 5-10 tahun di Indonesia. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan bahwa sudah menyiapkan langkah antisipasi.

"Prediksi pandemi Covid-19 5-10 tahun iya kita harus siaga terus. Memang berat, tapi kita antisipasi supaya tidak terjadi lonjakan seperti kemarin," kata Risma di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (18/8).

Risma mengatakan bahwa pihaknya sudah berdiskusi dengan Kementerian keuangan terkait pemberian bantuan tunai di masa PPKM.


Jokowi Tak Perlu Minta Maaf soal Covid-19, Ferdinand: Dasarnya Apa?

"Ini menyangkut BST Covid-19 yang diberikan karena memang ada PPKM. Kalau itu dibuka maka kita hitung lagi (dana bansos) karena ada kemampuan keuangan terbatas," lanjutnya.

Risma meminta masyarakat untuk tetap patuh protokol kesehatan agar kasus Covid-19 tidak melonjak.

"Makanya kami sampaikan kalau disiplin protokol kesehatan bisa berjalan baik, maka pembatasan itu bisa dihindari, ekonomi bisa tetap bisa jalan," ujar Risma.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pandemi tidak akan hilang dengan cepat.

"Karena pandemi ini tidak akan hilang dengan cepat, mungkin akan jadi epidemi dan kita hidup dengan itu 5-10 tahun. Fokus kita bukan menghapus pandemi tapi mengendalikan pandemi dengan memastikan laju penularan di bawah kapasitas layanan kita," ujar Budi dalam keterangannya, Senin (16/8).

Sidak ke Klender Dilanjutkan, Menko PMK Kembali Temukan Penyaluran Bansos yang Tidak Merata

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata