logo


Soal Rumah Warga Belum Vaksin Diberi Stiker, PDIP: Akan Membuat Kegaduhan

Gembong menyebut yang baik adalah membangun kesadaran mengenai pentingnya vaksin Corona.

18 Agustus 2021 10:15 WIB

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono dprd-dkijakartaprov.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PDIP setuju dengan Ombudsmand DKI yang meminta polisi tidak menempel stiker di rumah warga yang belum vaksin Covid-19. Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, khawatir hal itu bisa memicu kegaduhan.

"Setuju itu, karena kalau itu terjadi akan membuat kegaduhan di tengah-tengah masyarakat. Tetapi tugas paling utama itu bagaimana meningkatkan kesadaran kolektif warga Ibu Kota mereka mau divaksin agar kekebalan komunal bisa terbangun dengan baik," kata Gembong kepada wartawan, Selasa (17/8).

Gembong mengatakan bahwa warga harus diberikan kesadaran mengenai pentingnya protokol kesehatan. Menurutnya, pemberian stiker bisa menimbulkan kegaduhan.


Peneliti Swedia Ungkap Penyintas Covid-19 Masih Punya Level Antibody 80 Persen Hingga Satu Tahun

"Yang kedua ketika mereka beraktivitas harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Itu yang harus diberikan kesadaran warga ibu kota. Bukan memberikan stiker, karena memberikan stiker di rumah warga yang tak divaksin itu akan membuat kegaduhan di tengah-tengah masyarakat," jelasnya.

Menurutnya, pemberian stiker bukan contoh yang baik. Gembong menyebut yang baik adalah membangun kesadaran mengenai pentingnya vaksin Corona.

"Itu nggak memberikan contoh yang baik, tapi yang paling baik adalah membangun kesadaran itu, arti pentingnya vaksin. Kenapa warga perlu divaksin itu yang paling pertama," tutur dia.

"Jadi prinsipnya mungkin mereka yang tidak mau divaksin mungkin belum tahu arti pentingnya vaksin, karena vaksin ini dilakukan ini bukan hanya untuk dirinya, tetapi untuk lingkungannya, untuk keluarganya untuk masyarakat yang lebih luas," lanjut Gembong.

Bangga Puan Bacakan Teks Proklamasi, Ruhut: Buah Apel Jatuhnya Tak Jauh dari Pohonnya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata