logo


Jokowi Minta Harga PCR Jadi Rp 450-550 Ribu, PPP Protes Masih Tergolong Mahal

PPP juga ingin hasil hasil tes PCR bisa keluar maksimal 1x24 jam.

16 Agustus 2021 04:30 WIB

Achmad Baidowi
Achmad Baidowi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi turut menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta harga tes Covid-19 dengan metode rapid test polymerase chain reaction (RT-PCR) diturunkan menjadi Rp450-550 ribu.  Menurutnya, harga tersebut masih tergolong mahal daripada harga tes PCR di negara lain.

"Misalnya di Uzbekistan, harga PCR sekitar Rp350 ribu, itu pun yang 6 jam. Kalau yang 24 jam lebih murah," kata Achmad Baidowi dalam keterangan resminya, Minggu (15/8/2021).

Meski demikian, ia mengapresiasi permintaan Jokowi yang menginginkan harga tes PCR turun menjadi 50 persen.


Anies Ibaratkan Warga yang Belum Vaksin Covid-19 Seperti Pengendara Motor Tanpa Helm

Lebih lanjut, ia meminta kepada pemerintah agar meningkatkan infrastruktur di bidang kesehatan. Ia ingin hasil hasil tes PCR bisa keluar maksimal 1x24 jam. Pasalnya, di sejumlah daerah hasil tes PCR baru bisa dilihat setelah beberapa hari.

"Contoh, saya PCR di salah satu RS BUMN di kabupaten, namun hasilnya masih menunggu 2-3 hari karena uji lab-nya dilakukan di kota. Ini masih di pulau Jawa, bagaimana kondisi di luar Jawa?," ujarnya.

Soal Mural Jokowi 404: Not Found, PKS: Tak Usah Dianggap Serius dan Buktikan dengan Kerja Keras

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati