logo


Tanggapi Kritikan Mega, Pengamat: Sumbar Jadi Kuburannya PDIP

Adi mengatakan bahwa pandangan Megawati berpengaruh terhadap eksistensi PDIP di Sumbar.

13 Agustus 2021 14:55 WIB

Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menanggapi pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri yang menyebut kehidupan di Sumatera Barat (Sumbar) saat ini berbeda dengan yang ia kenal dulu. Ia menilai bahwa pernyataan Mega tersebut menegaskan ada perbedaan ideologis.

"Pernyataan Ketum PDIP dan sebelumnya Puan soal Sumbar menegaskan ada perbedaan ideologis antara PDIP sebagai partai penguasa saat ini dengan Sumbar," kata Adi kepada wartawan, Jumat (13/8/2021).

Adi mengatakan bahwa pandangan Megawati berpengaruh terhadap eksistensi PDIP di Sumbar. Hal tersebut lah yang menurutnya jadi alasan Megawati menceritakan perbedaan Sumbar dahulu dan saat ini.


Bantah Mega Soal Sumbar Berbeda, Fadli Zon: Pemerintah Kurang Paham Sejarah

"Sumbar terkesan dituding sebagai wilayah yang eksklusif, suasana batinnya dinilai selalu berbeda dengan pemerintah. Tak heran jika setiap politik elektoral jagoan PDIP di sana keok. Sumbar ini jadi 'kuburannya' PDIP," ujarnya.

Diketahui, PDIP tidak begitu berjaya di Sumbar semenjak Pemilu tahun 1999 sampai sekarang. Meskipun jadi partai pemenang Pemilu di tahun 1999, PDIP hanya mendapat 2 kursi DPR dari Sumbar. Bahkan di Pemilu 2004, PDIP tidak memiliki satu kursi pun dari Sumbar.

 

Ganjar Tertinggi di Survei Tapi Tersulit Nyapres, Charta Politika: Harus Sangat Berhati-hati

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati