logo


Vaksin Moderna Hanya untuk Nakes, Kemenkes Minta Warga Lapor Polisi Jika Digunakan Pejabat

Kemenkes sudah membuat aturan tegas terkait penggunaan vaksin moderna melalui Surat Edaran (SE) Nomor SR.02.06II/2025/2011 yang ditujukan kepada gubernur, bupati, dan walikota.

13 Agustus 2021 11:12 WIB

Vaksin Covid-19 Moderna
Vaksin Covid-19 Moderna Reuters

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu menegaskan bahwa saat ini vaksin moderna hanya boleh dipakai oleh tenaga kesehatan. Ia pun meminta masyarakat melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan pejabat bandel yang menggunakan vaksin moderna sebagai vaksin booster atau suntikan ketiga vaksin.

"Edarannya jelas. Lapor ke mana, polisi. Ada rasa seperti itu. Rakyat yang lapor," kata Maxi seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (13/8/2021).

Maxi mengatakan bahwa Kemenkes sudah membuat aturan tegas terkait penggunaan vaksin moderna. Aturan tersebut sudah diteken melalui Surat Edaran (SE) Nomor SR.02.06II/2025/2011 yang ditujukan kepada gubernur, bupati, dan walikota.


Anies Usul WNA Pencari Suaka Divaksin, Denny Siregar: Dia Sibuk Mikirin Bangsa Lain

Ia mengatakan bahwa pelanggar aturan tersebut akan diproses oleh aparat kepolisian. Ia menyebut Kemenkes tidak memiliki wewenang untuk menangkap pelanggar aturan vaksin Moderna.

"Saksinya moral. Dan tentu aturan melanggar itu, diproses polisi. Sikapnya kita tegas kan nggak bisa nangkap orang," ujarnya.

Puan: Meski Pengunjung Mal Sudah Punya Sertifikat Vaksin, Kalau Berkerumun Jangan Dibiarkan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati