logo


Dukung Mobil Esemka, Rizal Ramli Merasa Kena Prank

Mobil Esemka tak kunjung menjadi mobil nasional hingga Jokowi menjabat presiden periode kedua.

12 Agustus 2021 09:46 WIB

Rizal Ramli
Rizal Ramli ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ekonom senior Rizal Ramli mengaku menyesal karena sempat mendukung Esemka sebagai mobil nasional. Gagasan itu dimunculkan Joko Widodo ketika masih menjabat sebagai Wali Kota Solo pada tahun 2012 lalu.

“Ketika ide Esemka diperkenalkan Jokowi di TV Metro 2012, saya dukung karena buat mobil nasional cukup produksi 300.000 unit (minimum economic of scale, hanya seperempat penjualan mobil nasional). Pasti bisa!” tulisnya di akun Twitter @RamliRizal, dikutip Kamis (12/8).

Namun, harapan pria yang karib disapa RR itu ternyata tak sesuai dengan kenyataan. Pasalnya, proyek mobil Esemka mangkrak dan hanya digunakan untuk kepentingan politik.


Minta Maaf ke Jokowi dan Megawati, Juliari Batubara Akui Bikin Susah Banyak Orang

Bahkan mobil Esemka tak kunjung menjadi mobil nasional hingga Jokowi menjabat presiden periode kedua.

Mantan Menteri Koordinator Perekonomian itu merasa dibohongi karena belum pernah menyaksikan mobil Esemka menjajal jalan raya.

“Ternyata saya dan rakyat di-prank! Maaf saya naif, ternyata prank,” cetus Rizal Ramli.

Ciptakan Kerumunan, Novel PA 212 Ingin Jokowi Dihukum seperti HRS

Halaman: 
Penulis : Iskandar