logo


Menteri Susi Geram Ulah Kartel Garam

Karena itu, dia meminta agar impor garam bisa dilakukan melalui satu pintu sehingga harganya tidak dipermainka

11 Mei 2015 15:28 WIB

Kartel garam bikin harga garam jadi tidak terkendali
Kartel garam bikin harga garam jadi tidak terkendali

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gara-gara banyak kartel garam, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dibuat geram dan pusing tujuh keliling. Para kartel tersebut dengan seenaknya mempermainkan harga garam.

Karena itu, dia meminta agar impor garam bisa dilakukan melalui satu pintu sehingga harganya tidak dibuat permainan para kartel tersebut dan bisa menguntungkan petani garam.

"Untuk masalah garam saya harus mengatakan dengan suara tinggi, saya belum melarang impor garam," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam jumpa pers usai meninjau cold storage dan pabrik es batu di Desa Bodia Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sulsel, Senin (11/5).


Bhima: Bisa Dobel Kerugian Indonesia!

Ia menyebutkan kebutuhan garam nasional saat ini mencapai sekitar 4,2 juta ton. Dari jumlah itu diimpor sebanyak 2,7 juta ton sementara produksi lokal 2,0 juta ton (ada produk yang tidak terserap oleh konsumsi dalam negeri).

Menurut Susi, seharusnya impor garam bisa dikurangi dan penggunaan garam lokal dari petani bisa ditingkatkan.

"Anggaran kementerian saya tahun ini hampir Rp1 triliun, bisa untuk membeli teknologi agar kualitas garam lokal meningkat," katanya.

Namun, Menteri Susi mengungkapkan adanya upaya dari kartel importir garam agar upaya tersebut tidak berhasil.

"Saya ingin Kemenperin membatasi impor garam hanya oleh PT Garam, saya tidak stop impor, saya ingin satu pintu sehingga kartel tak seenaknya memainkan harga," katanya. ant

Prabowo Berapi-Api Ingatkan Generasi Milenial, Netizen Nangis!

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid