logo


Pendapatan Paruh Pertama Turun Hampir 30 Persen, Huawei: Tujuan Utama Kami Hanya untuk 'Survive'

Pemasukan Huawei pada semester pertama tahun ini mengalami penurunan signifikan dibanding dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya

7 Agustus 2021 18:19 WIB

Huawei 5G
Huawei 5G istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Raksasa teknologi China, Huawei, mengalami penurunan pendapatan hingga 29,4 persen pada paruh pertama tahun ini dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2020 lalu.

Dalam enam bulan pertama 2021 ini, perusahaan yang berpusat di Shenzhen tersebut hanya menerima pemasukan sebesar USD 49,6 Miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu, pemasukan Huawei berada di level USD 64,2 Miliar.

Salah satu CEO Huawei, Eric Xu, mengatakan bahwa untuk saat ini Huawei saat ini tengah menghadapi masa-masa yang sulit sehingga tujuan utama mereka adalah untuk dapat "survive" ditengah tekanan dari Amerika Serikat.


Pemerintah Inggris Minta Semua Warganya untuk Segera Keluar dari Afghanistan

"Tujuan utama kami hanya untuk 'survive' (bertahan hidup) dan melakukannya secara berkesinambungan, meski pendapatan kami dari para pelanggan mengalami penurunan dikarenakan faktor eksternal," kata Xu dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Sputniknews.

Seperti diketahui, Huawei terjebak ditengah perang dagang AS-China. Pemerintah AS menjatuhkan sanksi kepada Huawei sehingga mereka kesulitan untuk bekerja sama dengan sejumlah produsen perangkat keras dan perangkat lunak, seperti chipset dan sistem operasi Android/.

Sanksi tersebut dijatuhkan usai pemerintah AS menuding Huawei sebagai perusahaan yang dikendalikan oleh intelijen China. AS juga mendorong negara-negara sahabat untuk memblokir Huawei dari proyek pembangunan infrastruktur jaringan 5G.

AS Tangkap Dua Orang Simpatisan Junta Militer Myanmar yang Akan Bunuh Dubes Myanmar untuk PBB

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia