logo


Beijing Gunakan Seluruh Instrumen Kekuatan untuk Hentikan Supremasi AS

Kepala Staf Angkatan Udara AS meminta pemerintah AS untuk segera berbenah dan meningkatkan daya saingnya guna menghadapi ancaman China

7 Agustus 2021 16:00 WIB

Ilustrasi Pesawat tempur China
Ilustrasi Pesawat tempur China istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Angkatan Udara AS Jenderal Charles Q. Brown Jr. pada Jumat (6/8) mengatakan bahwa China saat ini berupaya menggunakan semua instrumen kekuatan untuk mencapai tujuannya di saat Amerika Serikat tidak menyadarinya.

"Saya akan mengatakan bahwa China, Republik Rakyat China menggunakan semua instrumen kekuasaan untuk mencapai tujuan mereka, dan kita tertinggal di belakang," kata Brown saat berpidato di National Press Club, dikutip Sputniknews.

Pada akhir Juli lalu, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara untuk Program Perencanaan, Letnan Jenderal David Nahom juga sudah mengatakan kepada pihak Kongres bahwa China sedang membangun kemampuan serangan udaranya jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan oleh para pakar militer AS.


AS Mengaku Sangat Khawatir dengan Perkembangan Senjata Nuklir China

Senada dengan pernyataan tersebut, Brown juga mengatakan bahwa China berusaha mengubah dirinya menjadi “pesaing strategis" dengan kemampuan yang dirancang khusus untuk mengalahkan AS.

Brown, yang menjabat sebagai Komandan Komponen Udara untuk Komando Indo-Pasifik AS sebelum akhirnya diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Udara, menekankan bahwa jika AS berisiko kehilangan daya saingnya di lingkungan global yang sangat diperebutkan, kredibilitasnya dengan sekutu dan mitra, dan kemampuannya untuk membela kepentingan nasional jika tidak segera berbenah.

Israel Minta AS Desak Lebanon Hentikan Serangan Roket

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia