logo


Pesawat Merah-Putih Tak Perlu Dipersoalkan, Teddy Gusnaidi: Bukan Bendera Teroris

Rencana cat pesawat sudah disetujui oleh DPR di tahun 2019, termasuk oleh Partai Demokrat.

6 Agustus 2021 13:26 WIB

Teddy Gusnaidi
Teddy Gusnaidi radarcirebon.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pegiat media sosial Teddy Gusnaidi menilai pengecatan ulang pesawat Kepresidenan menjadi merah-putih seharusnya tidak perlu dipersoalkan.  Pasalnya, warna tersebut sesuai dengan bendera negara.

“Cat Pesawat warnanya merah putih, sesuai dengan bendera kita, bukan bendera Teroris,” cuitnya di akun Twitter @TeddyGusnaidi, Jumat (6/8).

Terlebih, wacana pengecatan pesawat itu sudah disepakati oleh DPR pada 2019 lalu, tak terkecuali fraksi Partai Demokrat. Oleh karena itu, langkah cat ulang itu semestinya tidak menjadi polemik.


RI Terlepas dari Jerat Resesi, Demokrat: Tak Patut Dirayakan, Biaya Hampir 100 Ribu Nyawa

“Cat pesawat sudah disetujui oleh DPR di tahun 2019, termasuk oleh Partai Demokrat. Cat pesawat sudah masuk dalam APBN,” jelas Teddy.

“Lalu masalahnya ada di mana? Masalahnya ada di hati yang mangkrak,” tutup eks Dewan Pakar PKPI itu.

Sebelumnya, politikus PDIP Arteria Dahlan mengatakan proyek pengecatan ulang pesawat sudah direncanakan pada 2019 lalu, seperti yang disampaikan Menteri Sekretariat Negara Pratikno.

Arteria menjelaskan anggaran Rp2 miliar sudah melalui prosedur administrasi hukum, bahkan disetujui Partai Demokrat. Dia pun heran Partai Demokrat saat ini justru keberatan.

"Tentu saja anggaran untuk pengerjaan ini sudah dibahas dengan DPR, dan disetujui tahun 2019. Aneh saja kalau sekarang ada anggota DPR atau parpol di DPR yang mengkritiknya. Lah dulu saat dibahas, kenapa tak ditolak, bahkan mereka tidak ada mempermasalahkan sedikitpun kala itu?," ujar Arteria.

Puan Kian Keras Kritik Pemerintah, PDIP Bela: Tak Ada Kaitannya dengan Nyapres!

Halaman: 
Penulis : Iskandar