logo


Kapolda Sumsel Minta Maaf soal Sumbangan Rp2 T Akidi Tio, "Ini Terjadi karena Ketidakhati-hatian Saya"

Sumbangan fantastis itu dipastikan bohong alias hoaks.

5 Agustus 2021 15:58 WIB

Akidi Tio sumbang Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19.
Akidi Tio sumbang Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19. CNBC

PALEMBANG, JITUNEWS.COM - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Inspektur Jenderal Eko Indra Heri menyampaikan permintaan maaf terkait polemik dana hibah penanganan Covid-19 senilai Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio. Belum lama ini, sumbangan fantastis itu dipastikan bohong alias hoaks.

"Saya minta maaf kepada masyarakat Indonesia. Kegaduhan yang terjadi dapat dikatakan sebagai kelemahan saya sebagai individu," ujar Eko di Gedung Promoter Polda Sumsel, Kamis (5/8).

Eko menerangkan, polemik bermula ketika dirinya dihubungi Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy dan dokter pribadi keluarga Akidi Tio, Hardi Darmawan di rumah dinasnya.


Desak Pejabat yang Promosikan Akidi Tio Disanksi, Pengamat Sebut Besarkan Kebohongan Publik

Saat itu, ia menerima informasi bahwa keluarga Akidi Tio akan menyerahkan bantuan kepada masyarakat Sumsel yang terdampak pandemi.

“Ini terjadi karena ketidakhati-hatian saya karena percaya dengan pemberian bantuan tanpa mengecek uang yang dijanjikan dulu sebelumnya," kata Eko.

Eko, ketika itu, hanya diberitahu bahwa uang Rp2 triliun itu sedang diproses. Nyatanya, tak ada kejelasan mengenai uang tersebut hingga saat ini.

"Saya sebagai kapolda hanya dipercayakan untuk menyalurkan bantuan ini. Uangnya diminta dikawal transparansinya," jelasnya.

Puji Kapolri Atas Pemeriksaan Kapolda Sumsel, IPW: Bila Terbukti Langgar Etik, Copot!

Halaman: 
Penulis : Iskandar