logo


HMI Akan Demo Jokowi, Jubir Luhut: Bahaya

Jodi meminta anggota HMI untuk mengikuti kepengurusan yang sah.

5 Agustus 2021 09:10 WIB

Jubir Menko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi
Jubir Menko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa ISlam (PB HMI) pimpinan pejabat (PJ) Ketua Umum Abdul Mui Amiruddin berencana melakukan demo terhadap Presiden Joko Widodo. Jokowi dinilai gagal dalam menangani Covid-19.

Jubir Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi, mengingatkan bahwa demo di tengah pandemi berbahaya.

"Bahaya demo-demo apalagi di masa pandemi saat ini. Ingat keluarga di rumah yang bisa tertular," kata Jodi, kepada wartawan, Rabu (5/8).


HMI Bakal Kepung Istana-DPR, PDIP: Jangan Dikasih Izin untuk Demo!

Jodi meminta semua pihak untuk menerapkan protokol kesehatan. Jodi meminta anggota HMI untuk mengikuti kepengurusan yang sah.

"Sebaiknya ikuti saja imbauan Ketua Umum yang sah untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat seperti melakukan sosialisasi terkait pentingnya menerapkan 3 T (Testing, Tracing, Treatment) dan 5 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) dan pentingnya vaksinasi, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19; serta membentuk Relawan Penanganan Covid-19 untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19," ujar Jodi.

Sebelumnya, aksi demo HMI rencananya akan dilakukan pada 6, 13, dan 16 Agustus 2021.

"Tentu yang pertama, tetap menaati protokol kesehatan," kata Abdul Muis Amiruddin kepada wartawan, Rabu (4/8).

Dia telah menerbitkan surat instruksi bernomor 144/A/Sek/12/1442 yang berisi tentang rencana demonstrasi. Mereka menilai Jokowi dan Ma'ruf Amin telah gaga; memenuhi hak-hak warga Indonesia dalam pandemi Covid-19.

 

Pertanyakan Alasan HMI Serukan Kepung Istana, Ngabalin: Masa Sama Kayak Rocky Gerung?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata