logo


Desak Pejabat yang Promosikan Akidi Tio Disanksi, Pengamat Sebut Besarkan Kebohongan Publik

Sigit menilai bahwa kasus Akidi Tio merupakan akibat dari ketidakcermatan pejabat publik dalam menjalankan tugasnya.

5 Agustus 2021 07:30 WIB

Akidi Tio sumbang Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19.
Akidi Tio sumbang Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19. CNBC

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sosiolog Unversitas Nasional, Sigit Rochadi mendesak agar pejabat publik yang turut mempromosikan sumbangan fiktif Akidi Tio diberi sanksi. Pasalnya, kata dia, pejabat publik tersebut telah membesarkan kebohongan publik.

"Tindakan sanksi juga harus diberikan kepada pejabat publik karena Heriyanti tidak mungkin mencuat tanpa bantuan pejabat publik," kata Sigit seperti dilansir CNNIndonesia. Kamis (5/8/2021).

Sigit menilai bahwa kasus Akidi Tio merupakan akibat dari ketidakcermatan pejabat publik dalam menjalankan tugasnya. Ia mengatakan bahwa pejabat publik seharusnya memastikan terlebih dahulu donasi Akidi Tio ke Dirjen Pajak atau PPATK.


Soal Sumbangan Akidi Tio, Demokrat: Saya Nggak Melihat Ada Masalah

Bukan tanpa alasan, Sigit mengatakan bahwa sanksi yang diberikan kepada pejabat publik tersebut diharapkan memberi efek jera. Oleh karena itu, pejabat publik bisa lebih berhati-hati lagi apabila terjadi kasus serupa.

"Saya pikir ini lebih menekan para pejabat, lebih menuntut para pejabat untuk berhati-hati dalam bertindak mengambil keputusan," ujarnya.

Tak Gembira atas Hoaks Sumbangan Rp2 T Akidi Tio, Ustaz Hilmi: yang Kami Sayangkan Narasi Sinis Buzzer yang Pojokkan Donasi Lain

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati