logo


Kritik Cat Ulang Pesawat Presiden, Fadli Zon: Tak Ada Urgensinya Sama Sekali

Pengecatan ulang pesawat presiden tidak ada urgensinya sama sekali.

4 Agustus 2021 14:40 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Anggota DPR RI Fadli Zon ikut angkat bicara mengenai pengecatan ulang Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau BBJ 2 dari biru langit menjadi merah-putih. Dia menilai langkah ini tidak terlalu penting, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Pengecatan ulang pesawat kepresidenan dari warna biru langit menjadi merah-putih tidak ada urgensinya sama sekali,” cuitnya lewat akun Twitter @fadlizon, dikutip Rabu (4/8).

Politisi Partai Gerindra itu menyebut pengecatan ulang pesawat presiden semakin membuktikan bahwa pemerintahan Jokowi tak serius dalam menghadapi pandemi Covid-19.


Soal Rencana Cat Ulang Pesawat Kepresidenan, Roy Suryo Sindir Begini

“Hanya menunjukkan betapa tak ada sense of crisis di tengah dampak pandemi,” tandas Fadli Zon.

Diketahui, pengecatan ulang pesawat kepresidenan Indonesia-1 ditaksir menelan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar.

Mulanya, biaya pengecatan ini diungkap oleh pengamat penerbangan Alvin Lie. Lewat unggahannya, dia menuliskan biaya cat ulang pesawat setara B737-800 berkisar US$ 100 ribu hingga US$ 150 ribu atau sekitar Rp 1,4 miliar hingga Rp 2,1 miliar.

"Hari gini masih saja foya-foya ubah warna pesawat kepresidenan. Biaya cat ulang pesawat setara B737 berkisar antara US$ 100 ribu sampai dengan US$ 150 ribu. Sekitar Rp 1,4 miliar sampai dengan Rp 2,1 miliar," tulis Alvin, Selasa (3/8).

PDIP: Justru Kalau Mau Diperdebatkan, Seharusnya Cat Pesawat Jaman Pak SBY

Halaman: 
Penulis : Iskandar