logo


Novel PA 212 Tuding Rezim Jokowi di Bawah Pengaruh Cukong Komunis

Novel menyebut rezim Jokowi anti-Pancasila dan anti-agama.

4 Agustus 2021 13:26 WIB

Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin
Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin Antara/Sigid Kurniawan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin masih membantah tudingan bahwa Munarman terlibat gerakan terorisme di Indonesia. Dia mengungkapkan ada kekuatan besar di balik kasus mantan Sekretaris Umum FPI itu.

“Rezim sudah diduga kesetanan dan pengaruh cukong komunis yang kuat,” ujar Novel Bamukmin, seperti dilansir dari GenPi.co, Rabu (4/8).

Anak buah Habib Rizieq Shihab ini menyebut dua kekuatan itu sangat kuat untuk tidak menggubris wakil rakyat.


Menag Yaqut Akui Agama Baha'i, Novel PA 212: Sudah Kebangetan Gagal Pahamnya

“Saudara Habiburokhman [anggota DPR] sudah menyampaikan pendapatnya bahwa Munarman sangat jauh terlibat (terorisme),” katanya.

Novel lantas menyinggung rezim yang disebutnya pemecah belah bangsa. Dia menuding mereka anti-Pancasila dan anti-agama.

“Yang mana Pancasila dan agama justru dipakai untuk menutupi kedok yang diduga komunisme gaya baru,” pungkasnya.

Novel PA 212 Sebut Gus Yaqut dan Megawati Satu Paket Pemecah Belah Bangsa

Halaman: 
Penulis : Iskandar