logo


Soal Rencana Cat Ulang Pesawat Kepresidenan, Roy Suryo Sindir Begini

Roy menyindir sebaiknya mobil presiden juga ikut dicat ulang.

4 Agustus 2021 12:48 WIB

Roy Suryo.
Roy Suryo. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pakar telematika Roy Suryo menyindir soal rencana pengecatan ulang merah-putih Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau BBJ 2 dan Heli Super Puma.

Mantan kader Partai Demokrat itu menilai pemerintah tak memiliki empati di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19.

“Mengapa disebut tidak punya empati? Pesawat Kepresidenan yang dicat di tengah-tengah pandemi ini bukan hanya 1 tetapi 3 (tiga) sekaligus: Boeing 737-BBJ2, BAe RJ-85 & Heli Super Puma,” cuitnya di akun Twitter @KRMTRoySuryo2, Rabu (4/8).


Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Mardani: Tidak Bijak

Menurutnya, pengecatan ulang itu tak perlu mengingat Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau BBJ 2 baru berusia 7 tahun. Jika tetap dilakukan, Roy menyindir mobil presiden sebaiknya dicat ulang juga.

“Padahal jelas-jelas yang B737 baru 7 tahun (sangat muda untuk Usia A-001), maka kemarin usul mobilnya tidak sekalian? AMBYAR,” lanjutnya.

Diketahui, pengecatan ulang pesawat kepresidenan itu ditaksir menelan anggaran sebanyak Rp 2,1 miliar.

“Karena di tengah pandemi & kondisi krisis saat ini keluar biaya sampai milyaran untuk sekadar mengecat 2 Pesawat Presiden saja tidak masalah. Apa tidak sebaiknya mobil Mercedes yang juga baru diadakan tahun 2020 lalu dicat begini sekalian? Gagah lho ini. Tentu rakyat bangga. AMBYAR,” sindir Roy Suryo.

Soal Sumbangan Akidi Tio, Demokrat: Saya Nggak Melihat Ada Masalah

Halaman: 
Penulis : Iskandar