logo


Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Mardani: Tidak Bijak

Menurutnya, pemimpin harus memiliki moral dan etika

4 Agustus 2021 11:15 WIB

Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pesawat kepresidenan Indonesia-1 atau BBJ 2 dicat ulang dari warna biru menjadi merah. Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menilai pengecatan ulang pesawat yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19 tidak bijak.

"Mengecat pesawat kepresidenan di tengah masa pandemi tidak bijak," kata Mardani melalui video yang diunggah di akun Twitternya, Rabu (4/8).

Menurutnya, pemimpin harus memiliki moral dan etika. Mardani menyebut seharusnya anggaran dialihkan ke masyarakat yang lebih membutuhkan.

"Pemimpin mesti punya standar moral dan etika yang betul-betul lembut dan mudah trenyuh. Mestinya bisa dibilang tundak atau alihkan bagi masyarakat yang lebih perlu," ujarnya.


Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, PKS: Sangat Tidak Peka dengan Kondisi Pandemi

"Banyak sekali PHK, banyak masyarakat yang tidak bisa jualan, banyak masyarakat yang tidak bisa bekerja," lanjutnya.

Mardani meminta pemimpin untuk bisa mencontohkan hal yang baik.

"Ayo pemimpin contohkan menjadi ayah bagi rakyatnya jangan rakyatnya susah pemipinnya ngecat sesuatu yang urgent," pungkasnya.

Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Fadli Zon: Menunjukkan Tak Ada Sense of Crisis

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata