logo


Sebut Sumbangan Rp2 T Akidi Tio Mendekati Bodong, PPATK Akan Lapor ke Kapolri

PPATK menyatakan bahwa uang Rp2 triliun di bilyet giro yang disebut sebagai sumbangan dari Akidi Tio tidak ada

4 Agustus 2021 09:45 WIB

Akidi Tio sumbang Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19.
Akidi Tio sumbang Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19. CNBC

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan bahwa uang Rp2 triliun di bilyet giro yang disebut sebagai sumbangan dari Akidi Tio tidak ada.

PPATK mengatakan akan segera melaporkan hasil pemeriksaan ke Kapolri.

"Tinggal nunggu beberapa hal, setelah itu akan saya sampaikan ke Kapolri," ujar Kepala PPATK Dian Ediana Rae, kepada wartawan, Rabu (4/8).


Buka Posko Pengaduan Korban Anak Akidi Tio, Polda Sumsel: Merasa Dirugikan, Silakan Lapor

Dian mengatakan bahwa kasus ini berdampak pada reputasi pihak yang terlibat dalam sumbangan.

"Ya dampaknya reputational risk kepada pihak-pihak terkait, pembelajaran mahal agar kita membenahi peraturan perundang-undangan terkait penghimpunan, penerimaan, pengelolaan, dan transparansi sumbangan-sumbangan seperti ini," ujar Dian.

PPATK menaruh perhatian sejak sumbangan Rp2 triliun ini dipublikasikan. Dian mengatakan bahwa profil penyumbang tidak sesuai dengan jumlah yang akan disumbangkan.

"Keterlibatan pejabat publik seperti ini memerlukan perhatian PPATK agar tidak mengganggu nama baik yang bersangkutan dan institusi kepolisian," ujarnya.

Dian mengatakan bahwa berdasarkan penelusuran PPATK, uang Rp2 triliun yang disebutkan dalam bilyet giro tidak ada.

"Sampai dengan hari kemarin, kami sudah melakukan analisis dan pemeriksaan, dan dapat disimpulkan kalau uang yang disebut dalam bilyet giro itu tidak ada," ucap Dian.

Monitoring Sumbangan Rp 2 T Akidi Tio, PPATK: Ini Mendekati Bodong

Halaman: 
Penulis : Admin