logo


PPKM Turunkan Kasus Positif, Tapi Tidak untuk Kasus Kematian, PAN: Itu Evaluasi Pemerintah!

Saleh Pertaonan Daulay meminta agar pemerintah segera berbenah.

4 Agustus 2021 06:30 WIB

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah telah menerapkan kebijakan PPKM Level 1-4 jilid 1 berlaku sejak 21 Juli hingga 2 Agustus 2021. Bahkan, pemerintah memperpanjang PPKM hingga 9 Agustus 2021 untuk sejumlah daerah. Namun sayangnya, selama masa PPKM kasus kematian akibat Covid-19 justru meningkat meski kasus aktif maupun harian mengalami penurunan.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN Saleh Pertaonan Daulay meminta agar pemerintah segera berbenah.

"Itu evaluasi pemerintah. Namun perlu dicatat, bahwa perubahan (penurunan kasus kematan Covid-19) tersebut masih sangat lambat. Jumlahnya pun belum terlalu signifikan," kata Saleh kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).


Soal Sumbangan Rp2 T Akidi Tio, Mahfud Ngaku Tak Percaya Sejak Awal

Saleh pun meminta agar pemerintah menyediakan obat-obatan bagi pasien Covid-19. Selain itu, pemerintah perlu memastikan bahwa persedian oksigen dan alat-alat kesehatan terpenuhi.

"Jangan lagi ada cerita kelangkaan obat. Obat harus tersedia dan dapat dijangkau. Produksi dan distribusi oksigen ke rumah-rumah sakit harus diutamakan. Harus dipastikan juga ketersediaan oksigen dan alat-alat kesehatan lainnya," ucapnya.

 

Kasus Kematian Covid Naik saat PPKM, PKS: Belum Saatnya Deklarasikan Keberhasilan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati