logo


Tanggapi Polemik Vaksin Warteg, Pemprov DKI: Sekarang Mudah, Datang, Isi Formulir, Selesai

Pemprov DKI mengklaim bahwa proses vaksinasi saat ini sudah mudah dilakukan

4 Agustus 2021 05:30 WIB

Warga membeli gorengan di salah satu warung di Jakarta.
Warga membeli gorengan di salah satu warung di Jakarta. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mensyaratkan vaksinasi Covid-19 bagi pengunjung dan pedagang warung makan atau warteg, lapak jajanan, dan lapak PKL. Namun sayangnya, aturan tersebut menjadi polemik di masyarakat karena dinilai berlebihan.

Menanggapi hal tersebut, Pemprov DKI mengklaim bahwa proses vaksinasi saat ini sudah mudah dilakukan. Oleh karena itu, vaksinasi diwajibkan bagi pengunjung dan pedagang warteg sebagai upaya mengurangi penyebaran virus Covid-19.

"Sekarang kan kita sudah, kalau dulu memang untuk vaksin harus daftar terlebih dahulu, sekarang vaksin sudah bisa langsung walk in, datang langsung, isi formulir, selesai," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah DKI Jakarta, Andri Yansyah seperti dilansir CNNIndonesia.com, (Rabu 4/8/20201).


Kritik Syarat Vaksin Warteg, PDIP: Berlebihan, Mereka Juga Butuh Makan!

Andri mengatakan bahwa syarat vaksinasi pagi pengunjung dan pedagang warteg sudah ada dalam SK yang ditandatanganinya. Meski demikian, ia mengatakan bahwa sanksi tidak serta merta langsung diterapkan.

"Manakala kita temukan pengunjung yang ada berkunjung ke tempat seperti warteg, pasar atau tempat lain, orang tersebut baru kita arahkan untuk vaksin, jadi belum diperbolehkan. Nanti mungkin kalau sudah tingkat vaksinasinya berada di atas 8,8 juta atau 90 juta baru akan kita terapkan sanksi," ujarnya.

Sinergi Pertamina dan Pemkot Jakarta Utara, Gelar Vaksinasi untuk Ribuan Warga

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati