logo


Iran Batalkan Rencana Pertukaran Tahanan dengan AS

Pemerintah Iran membatalkan rencana pertukaran tahanan dengan Amerika Serikat, karena Washington melakukan pelanggaran atas perjanjian tersebut

3 Agustus 2021 20:45 WIB

Iran-AS
Iran-AS CGTN

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Pemerintah Iran dikabarkan telah membatalkan rencana pertukaran tahanan dengan Amerika Serikat karena Washington dianggap melakukan "pelanggaran" terhadap upaya untuk membebaskan para tahanan. Hal itu disampaikan oleh seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya kepada kantor Berita Nour, dilansir Reuters.

"Dengan berlanjutnya pemerintahan Biden ... pelanggaran, tidak ada insentif dari pihak Iran untuk melanjutkan proses ini dan oleh karena itu masalah pertukaran dalam bentuknya saat ini akan sepenuhnya dihapus dari agendanya," kata pejabat anonim tersebut.

Pada bulan Juli lalu, Iran mengumumkan bahwa mereka telah menyetujui kesepakatan pertukaran tahanan dengan AS tetapi Washington membantahnya. Teheran menggambarkan penolakan AS sebagai hal yang "keterlaluan". Negosiator nuklir utama Iran Abbas Araghchi menuduh Washington dan London sudah sepakat untuk menjadikan rencana pertukaran tahanan tersebut sebagai "sandera" agar Teheran segera melanjutkan proses negosiasi soal pemulihan perjanjian nuklir 2015 atau JCPOA dengan AS.


Aksi Balasan, Pemerintah Rusia Usir Seorang Diplomat Estonia

Menurut Araghchi, kedua belah pihak menyetujui pertukaran kemanusiaan, yang berarti bahwa 10 tahanan di semua pihak dapat dibebaskan pada 18 Juli jika AS dan Inggris memenuhi bagian mereka dari kesepakatan itu.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price membantah pernyataan tersebut dan menilainya sebagai "upaya keterlaluan untuk mengalihkan kesalahan dari kebuntuan negosiasi saat ini". Ned Price juga mengatakan belum ada kesepakatan yang disepakati terkait rencana pertukaran tahanan dengan Iran tersebut.

Benarkan Vaksin China Efektif Cegah Gejala Berat Infeksi Varian Delta? Begini Kata Pakar Epidemiologi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia