logo


Diplomat Rusia Bilang Taliban Bikin Negara Asia Tengah Aman dari Ancaman ISIS

Diplomat Rusia, Zamir Kabulov, mengatakan bahwa hadirnya Taliban di perbatasan utara Afghanistan dapat membuat negara-negara di Asia Tengah aman dari serangan kelompok teroris internasional, seperti ISIS

3 Agustus 2021 19:49 WIB

Pejuang Taliban
Pejuang Taliban AFP

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Perwakilan Khusus Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov, pada Selasa (3/8) mengatakan bahwa kehadiran para pejuang Taliban di wilayah perbatasan utara Afghanistan dapat meminimalisir ancaman kelompok teroris ISIS terhadap negara-negara Asia Tengah.

"Banyak organisasi teroris internasional sudah sejak lama memiliki basis di wilayah-wilayah tersebut, saya bisa menyebut ISIS salah satunya tapi masih ada banyak kelompok teroris yang lebih kecil namun sama bahayanya dengan organisasi teroris yang saling bekerja sama untuk alasan taktis," ujar Kabulov saat berdiskusi dengan salah satu LSM Rusia, dikutip Sputniknews.

Ia mengatakan bahwa kelompok-kelompok teroris tersebut bisa saja memanfaatkan situasi kekacauan di Afghanistan untuk merusak stabilitas negara-negara tetangga. Namun, ancaman tersebut bisa diredam oleh Taliban.


Kim Jong-un Minta Sanksi Internasional Dicabut sebelum Lanjutkan Pembahasan Denuklirisasi dengan AS

"Taliban memiliki hubungan yang sangat buruk dengan ISIS, dan Taliban sangat aktif melawan ISIS selama ini," jelasnya.

"Uniknya, kehadiran Taliban di wilayah itu akan menekan peningkatan ancaman dari ISIS dan kelompok teroris internasional lain terhadap negara-negara Asia Tengah," lanjutnya.

Kabulov juga menyinggung soal klaim yang dilontarkan oleh pemerintah Afghanistan yang menyebut jika Taliban selama ini berhubungan erat dengan kelompok teroris Al Qaeda. Menurut diplomat Rusia tersebut, klaim itu digunakan oleh pemerintah Afghanistan untuk membenarkan kegagalan mereka memberantas Al Qaeda.

 

Soal Insiden Serangan atas Kapal Tanker Israel, Pemerintah Inggris Panggil Dubes Iran untuk Menghadap

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia