logo


Soal Insiden Serangan atas Kapal Tanker Israel, Pemerintah Inggris Panggil Dubes Iran untuk Menghadap

Inggris, AS dan Israel meyakini jika pelaku serangan terhadap kapal tanker Israel di lepas pantai Oman pada pekan lalu adalah Iran

3 Agustus 2021 17:30 WIB

Ilustrasi Kapal Tanker
Ilustrasi Kapal Tanker istimewa

LONDON, JITUNEWS.COM - Pemerintah Inggris, Amerika Serikat dan Israel, menuduh Iran terlibat dalam insiden serangan yang dialami oleh kapal tanker Israel di lepas pantai Oman pada pekan lalu. Meski Iran sudah membantah tuduhan tersebut, namun Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tetap mengatakan bahwa AS masih meyakini jika Iran adalah pelaku serangan. Blinken juga memperingatkan jika Teheran akan menghadapi "respon kolektif" atas hal itu.

"Kami sudah melakukan pengamatan secara menyeluruh dan sangat yakin jika Iran yang melakukan serangan ini," kata Antony Blinken dalam sebuah konferensi pers di Washington, dikutip Al Jazeera.

Blinken menyebut serangan tersebut dilakukan oleh Iran dengan menggunakan drone yang dilengkapi dengan peledak.


Belarusia Pulangkan Paksa Atletnya dari Olimpiade, AS: Tak Dapat Ditoleransi

Sementara itu, James Cleverly, Menteri Inggris Bidang Timur Tengah, mengatakan bahwa pihaknya sudah memanggil Duta Besar Iran untuk Inggris, Mohsen Baharvand, untuk membahas insiden tersebut.

“Hari ini, saya memanggil Duta Besar Iran untuk Inggris, Mohsen Baharvand. Saya meminta Iran untuk segera menghentikan tindakan destabilisasi yang berusaha merusak perdamaian & keamanan internasional. Serangan tidak berperasaan Iran terhadap MV MERCER STREET yang tidak dapat diterima," tulisnya dalam postingan Twitter.

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga mengatakan bahwa Iran harus menghadapi konsekuensi dari serangan yang "keterlaluan" tersebut.

Kim Jong-un Minta Sanksi Internasional Dicabut sebelum Lanjutkan Pembahasan Denuklirisasi dengan AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia