logo


Demokrat Minta Jokowi Bubarkan BuzzeRp, Ferdinand: Bukan Makin Galak Tapi Makin Ngawur!

Pihak yang menolak keberadaan buzzeRp dianggap anti-demokrasi.

3 Agustus 2021 12:48 WIB

Indonesia Inside

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean merespons permintaan politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana kepada Presiden Joko Widodo agar buzzeRp dibubarkan.

Ferdinand menilai permintaan itu terkesan asal bicara alias ngawur. Menurutnya, buzzerRp bukan suatu organisasi, melainkan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama: membela negara.

“Ini bukan makin galak tapi makin ngawur!,” cuitnya di akun Twitter @FerdinandHaean3, disitat Selasa (3/8).


Hadapi Pandemi, Andi Arief Yakin Presiden Jokowi Berani Ambil Risiko

“Buzzer itu orang per orang yang menyatu tanpa organisasi. Mereka menyatu karena disatukan satu kepentingan MEMBELA NEGARA,” jelasnya.

Mantan kader Demokrat ini juga menganggap pihak yang menolak keberadaan buzzeRp sebagai anti-demokrasi.

“Menyuruh membubarkan itu artinya membungkam semua orang, masa Demokrat anti Demokrasi?,” tandas Ferdinand.

Sebelumnya, politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana meminta Presiden Jokowi untuk membubarkan buzzeRp atau pendengung jika ingin rakyat bersatu melawan pandemi Covid-19.

“Bubarkan dulu buzzeRp kalau mau ngajak rakyat bersatu,” kicaunya di akun Twitter @Panca66.

Kecam Hoaks Sumbangan Rp2 T Akidi Tio, Ferdinand: Saya Menyesal Sudah Kagum Sebelumnya

Halaman: 
Penulis : Iskandar