logo


Desak Listyo Sigit Copot Kapolda Sumsel Terkait Sumbangan Akidi Tio, IPW: Mempermalukan Institusi Polri

IPW menilai Irjen Eko tidak seharusnya menerima sumbangan yang bukan tupoksinya

3 Agustus 2021 08:51 WIB

Akidi Tio sumbang Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19.
Akidi Tio sumbang Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19. CNBC

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pelaksana tugas (Plt) Indonesia Police
Watch (IPW), Sugeng Teguh Santosa mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri dari jabatannya. Menurutnya, Irjen Heri tidak cermat dalam menerima sumbangan secara simbolis dari anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti.

"Hal itu, yang membuat kegaduhan di tanah air dan mempermalukan institusi Polri. Karenanya, dalam menangani kasus sumbangan itu, IPW mendesak Kapolri Jenderal Sigit Listyo menonaktifkan Kapolda Sumsel," kata Sugeng kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Sugeng menilai Irjen Eko tidak seharusnya menerima sumbangan yang bukan tupoksinya. Ia menyebut bahwa Satgas Covid-19 lah yang seharusnya menerima sumbangan terkait penanganan Covid-19.


Meski Kecewa, Kapolda Sumsel Tak Merasa Kena Prank Keluarga Akidi Tio

"Proses pemeriksaan anak Akidi Tio, Heriyanti oleh Polda Sumsel harus dilihat sebagai usaha Kapolda Sumsel membersihkan diri dari sikap tidak profesional menerima sumbangan itu," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengaku khawatir dengan penetapan Heriyanti sebagai tersangka. Pasalnya, ia menduga bahwa sumbangan tersebut hanya prank.

"Ini potensi adanya prank. Nah lho, masa mau bilang tersangka lagi. Ini betul-betul tidak profesional Kapolda Sumsel," tandasnya.

Sejak Awal Tak Yakin Ada Hibah Rp 2 T dari Akidi Tio, Mahfud: Tapi Saya Nyindir yang Percaya Itu

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati