logo


Kritik Syarat Vaksin Warteg, PDIP: Berlebihan, Mereka Juga Butuh Makan!

PDIP menilai tidak mungkin petugas Satpol mengawasi satu-persatu warung makan atau warteg yang ada di Ibu Kota.

3 Agustus 2021 06:00 WIB

Warga membeli gorengan di salah satu warung di Jakarta.
Warga membeli gorengan di salah satu warung di Jakarta. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Johny Simanjuntak mengkritik langkah Pemprov DKI Jakarta yang mensyaratkan vaksinasi Covid-19 bagi pembeli dan pedagang di warung makan atau warteg, lapak jajanan, dan lapak pedagang kaki lima.

Johny mengatakan bahwa sebagian pekerja di Ibu Kota merupakan masyarakat dari daerah penyangga yang belum gencar melakukan vaksinasi Covid-19. Oleh karena itu, ia menilai aturan tersebut sangat memberatkan baik bagi pembeli maupun pedagang.

"Mereka kan butuh makan, ini kan juga sebenarnya jangan terlalu diterapkanlah. Artinya sangat berlebihan sekali, kalau kita mau menerapkan itu, karena itu juga sangat dirugikan pedagang-pedagang itu," kata Johny seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (3/8/2021).


Dapat Tender Pengadaan Vaksin untuk Uni Eropa, Pfizer dan Moderna Naikkan Harga Vaksin Covid-19 Buatannya

Lebih lanjut, ia menilai tidak mungkin petugas Satpol mengawasi satu-persatu warung makan atau warteg yang ada di Ibu Kota.

"Jangan buat aturan yang satu sisi merugikan para pedagang, dan kemudian juga aturan yang tidak mungkin terlaksana," ujarnya.

Heran Vaksin Jadi Syarat Makan di Warteg, Gerindra: Jangan Terus Menekan Masyarakat Kelas Bawah!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati