logo


Heran Vaksin Jadi Syarat Makan di Warteg, Gerindra: Jangan Terus Menekan Masyarakat Kelas Bawah!

Rani justru menyarankan agar Pemprov DKI mensyarakatkan vaksinasi Covid-19 bagi pengunjung di tempat-tempat yang berpotensi memicu kerumunan .

3 Agustus 2021 05:30 WIB

fungsi gantungan plastik berisi air di warteg
fungsi gantungan plastik berisi air di warteg

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani mengaku heran dengan langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mensyarakatkan vaksinasi Covid-19 bagi pengunjung dan pedagang di warung makan, lapak jajanan, maupun lapak PKL. Menurutnya, hal tersebut terlalu berlebihan.

"Kalau untuk syarat beli makan di warteg rasanya kurang tepat atau berlebihan, karena perlu juga dipikirkan kelompok-kelompok yang belum divaksin karena sesuatu dan lain hal," kata Rani seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (3/8/2021).

Rani justru menyarankan agar Pemprov DKI mensyarakatkan vaksinasi Covid-19 bagi pengunjung di tempat-tempat yang berpotensi memicu kerumunan .


Kapolri Diminta Copot Kapolda yang Tak Capai Target Vaksinasi Massal Covid-19

"Misalnya ke tempat wisata umum, sarana transportasi umum, atau mall mungkin, salon juga boleh, karena orang-orang bisa tidak ke mall atau salon bagi yang belum vaksin, tapi bila untuk membeli makan gimana," ujar Rani.

Lebih lanjut, Rani meminta agar Pemprov DKI membuat aturan yang bijak terkait penanganan Covid-19. Ia tidak ingin aturan yang ada justru menekan masyarakat kelas bawah.

"Jangan terus-terus masyarakat kelas menengah ke bawah yang ditekan dengan aturan yang membuat mereka semakin merasa resah," pungkasnya.

 

Dapat Tender Pengadaan Vaksin untuk Uni Eropa, Pfizer dan Moderna Naikkan Harga Vaksin Covid-19 Buatannya

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati