logo


Israel Punya Bukti Keterlibatan Iran dalam Insiden Serangan Kapal Tanker di Lepas Pantai Oman

PM Israel mengklaim bahwa pihaknya sudah memiliki bukti yang menunjukkan bahwa Iran adalah pelaku serangan kapal tanker yang terjadi di lepas pantai Oman pada pekan lalu

2 Agustus 2021 18:54 WIB

Naftali Bennett, Perdana Menteri Israel yang baru, mengantikan posisi Benjamin Netanyahu
Naftali Bennett, Perdana Menteri Israel yang baru, mengantikan posisi Benjamin Netanyahu BBC

TEL AVIV, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett mengklaim bahwa pihaknya sudah memiliki bukti keterlibatan Iran dalam insiden serangan yang dialami oleh sebuah kapal tanker milik perusahaan Israel di lepas pantai Oman. Ia juga menyebut jika insiden tersebut merupakan sebuah "pengingat agresi Iran".

Seperti diketahui, sebuah kapal tanker milik perusahaan Israel, Zodiac Maritime, pada Kamis pekan lalu diserang oleh pihak tak dikenal saat berlayar di lepas pantai Oman. Pihak perusahaan menyebut jika serangan dilakukan oleh kelompok perompak, sedangkan Kementerian Luar Negeri Israel menuding pelaku serangan adalah pihak pemerintah Iran. Sementara itu, pejabat pemerintah Oman mengatakan bahwa insiden serangan terjadi di luar wilayah teritori mereka.

"Saya menyatakan, dengan kepastian mutlak - Iran melakukan serangan terhadap kapal itu," katanya Bennett dalam konferensi pers pada Minggu (1/7).


Pakistan Tak Mampu Lagi Tampung Pengungsi asal Afghanistan

“Bukti intelijen terkait insiden ini ada dan kami berharap komunitas internasional akan menjelaskan kepada rezim Iran bahwa mereka telah membuat kesalahan serius,” tambahnya.

Bennett juga mengatakan bahwa Israel tidak akan tinggal diam atas insiden tersebut.

"Kami tahu caranya mengirimkan sebuah pesan kepada Iran dengan cara kami," lanjut Bennett.

Sementara itu, pemerintah Iran dengan tegas membantah tuduhan yang dilontarkan oleh PM Israel tersebut.

"Rezim Zionis (Israel) telah menciptakan teror dan kekerasan yang tidak aman ... tuduhan tentang keterlibatan Iran ini dikutuk oleh Teheran," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh.

Adik Kim Jong-un Sebut Latihan Militer Gabungan AS-Korsel Bisa Rusak Hubungan Seoul-Pyongyang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia