logo


Peneliti Swiss Bilang Virus yang Sangat Mirip dengan Covid-19 Sudah Ada sejak 2013

Pakar kesehatan asal Swiss menyebut bahwa sebuah virus yang sangat mirip dengan virus Sars-Cov-2 penyebab Covid-19 sudah ada di China sejak 2013 lalu

2 Agustus 2021 16:30 WIB

Virus Corona Covid-19
Virus Corona Covid-19 kompas.com

JENEWA, JITUNEWS.COM - Pakar penyakit menular asal Swiss, Didier Pittet, mengatakan bahwa sebuah virus yang sangat mirip dengan Sars-Cov-2 kemungkinan sudah ada sejak 2013 lalu. Hal itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan media Rusia, Sputniknews.

"Pada tahun 2013, di China, kira-kira 1.100 kilometer dari Wuhan, di sebuah gua....sebuah virus yang ditemukan 96 persen mirip dengan (virus Covid-19), dan virus ini bisa saja ditularkan ke orang-orang yang bekerja di gua tersebut. Dan apa yang masih belum jelas adalah virus tersebut kemungkinan teridentifikasi oleh salah satu laboratorium di Wuhan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa virus tersebut bukanlah hasil rekayasa yang dibuat oleh manusia.


Sumbangan Penanganan Covid-19 Akidi Tio Belum Terbukti, Hotman Paris: Apa Hanya Sebilah Papan Rp2 Triliun?

"Dan untuk membuat sebuah pandemi, virus tersebut harus menyebar di alam bebas terlebih dahulu untuk beberapa waktu. Sehingga, kemungkinan, virus ini sudah bersama kita lebih lama dari yang kita bayangkan," lanjutnya.

Pittet menambahkan bahwa ada sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa beberapa warga di Eropa dan Asia sudah terinfeksi Covid-19 sebelum virus itu dikenal luas secara global.

Meski demikian, ia menekankan bahwa diperlukan penelitian yang lebih lanjut untuk mengungkap secara detail asal usul Covid-19 dan berapa lama waktu yang diperlukan bagi sebuah virus untuk membuat situasi pandemi.

Peralatan Sudah Mulai Usang, Rusia Tak Akan Gunakan Stasiun ISS mulai 2028

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia