logo


Sumbangan Penanganan Covid-19 Akidi Tio Belum Terbukti, Hotman Paris: Apa Hanya Sebilah Papan Rp2 Triliun?

Publik menunggu bukti nyata terkait donasi penanganan Covid-19 sebesar Rp2 triliun dari Akidi Tio.

2 Agustus 2021 13:04 WIB

Pengacara Hotman Paris Hutapea.
Pengacara Hotman Paris Hutapea. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pengacara kondang Hotman Paris ikut mempertanyakan kejelasan donasi uang sebesar Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 dari pengusaha Akidi Tio. Pasalnya, hingga saat ini belum ada bukti nyata terkait keberadaan sumbangan tersebut.

Hotman menyinggung pernyataan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang menyebut dana fantastis itu akan dicairkan hari ini, Senin (2/8).

“Mulai heboh di medsos? Mulai dipertanyakan benar nggak nyumbang 2T?? Mana uangnya?? Baca tulisan Pak Dahlan Iskan mantan menteri BUMN? Di mana uangnya?? Apakah yang disumbangkan hanya sebilah papan bertuliskan 2 T?? Publik menunggu!,” tulisnya dalam unggahan Instagram @hotmanparisofficial, Senin (2/8).


3,5 Juta Vaksin Moderna Tiba, Disusul 620 Ribu AstraZeneca

Pria yang pernah dekat dengan Meriam Bellina itu juga menantikan reaksi Dirjen Pajak terhadap donasi Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio. “Kalau benar murah hati membantu rakyat apakah uang 2 T ini dilapor di SPT!?? ,” ujar Hotman.

“Karena uang pajak demi Negara dan Rakyat!,” tandasnya.

Sebelumnya, Dahlan Iskan mengungkapkan dana Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan akan cair pada Senin (2/8). Dia mengaku telah bertemu dengan salah satu orang dekat putri bungsu Akidi Tio, Heryanti.

“Barusan saya komunikasi lagi dengan sumber saya itu. Katanya masih tetap Senin cair,” kata Dahlan, dilansir dari cnnindonesia.com, Minggu (1/8).

Sementara itu, dokter pribadi keluarga Akidi Tio, Hardi Darmawan mengatakan sumbangan penanganan Covid-19 senilai Rp2 triliun itu dilatarbelakangi persahabatan keluarga dengan Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri.

Menurutnya, sumbangan itu menjadi kewenangan Eko sebagai penerima amanah. Meski begitu, uang tersebut tidak ditransfer ke rekening pribadi Eko. Kapolda Sumsel itu nantinya akan membentuk tim untuk menerima dan mengelola uang tersebut.

“Uangnya tidak ditransfer ke rekening pribadi Kapolda, tapi pengelolaan uang itu kewenangannya di Kapolda,” ungkap Hardi, Selasa (27/7).

Ketimbang Urusi ICW, Moeldoko Diminta Muhammadiyah Fokus Tangani Covid-19

Halaman: 
Penulis : Iskandar