logo


Soal Khotbah Dibatasi 15 Menit, PBNU Sebut Banyak Faedah

Selain jemaah menjadi lebih khusuk, khotbah singkat diharapkan dapat meminimalisir tertularnya virus Covid-19.-19.

2 Agustus 2021 08:53 WIB

Ketua PBNU bidang Hukum, Robikin Emhas
Ketua PBNU bidang Hukum, Robikin Emhas dok. artpartner.biz

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua PBNU Robikin Emhas turut menanggapi usulan Wadah Shilaturrahmi Khatib Indonesia (Wasathi) yang meminta khotbah di masjid-masjid seluruh Indonesia dibatasi hanya 15 menit. Menurutnya, waktu 15 menit lebih dari cukup.

"Mempertimbangkan rukun khotbah, saya kira 15 menit merupakan waktu yang lebih dari cukup," kata Robikin Emhas seperti dilansir detikcom, Minggu (1/8/2021).

"Lebih dari itu, tidak berpanjang-panjang khotbah merupakan sunnah Nabi," sambungnya


Ketum PBNU: Pemerintah Masih Gagal Hadapi Pandemi Covid-19

Ia menyebut ada banyak faedah dari khotbah yang hanya 15 menit. Selain jemaah menjadi lebih khusuk, ia menyebut khotbah yang singkat diharapkan dapat meminimalisir tertularnya virus Covid-19.

"Faedah dari hal itu antara lain jamaah bisa fokus menyimak materi khotbah yang disampaikan khotib," ujarnya.

"Di masa pandemi seperti sekarang, semua komponen masyarakat diharapkan dapat meminimalisir potensi penularan COVID-19," pungkasnya.

 

Soal Penanganan Covid-19, Ketum PBNU Sebut Pemerintah 'Main Sendiri'

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati