logo


Kapal Tanker Israel Kembali Hadapi Serangan, Ulah Perompak atau Iran?

Israel menuduh Iran berada di balik insiden serangan yang dialami oleh sebuah kapal tanker milik Zodiac Maritime yang berlayar di lepas pantai Oman.

31 Juli 2021 11:08 WIB

Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid
Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebuah serangan yang terjadi pada Kamis (29/7) di sebuah kapal tanker milik Israel yang berlayar di lepas pantai Oman, telah menewaskan dua awak kapal, yaitu seorang warga negara Inggris dan seorang warga negara Romania. Kementerian Luar Negeri Israel menuding serangan tersebut dilakukan oleh pihak pemerintah Iran.

Pihak perusahaan pemilik kapal tanker, Zodiac Maritime, menyebut jika insiden serangan tersebut diduga merupakan sebuah pembajakan, sementara seorang pejabat di Pusat Keamanan Maritim Oman menyatakan jika serangan terjadi di luar wilayah perairan Oman.

Iran dan Israel diketahui telah saling menuduh satu sama lain terkait sejumlah insiden serangan kapal yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, dimana Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan bahwa dirinya sudah memberitahu Menteri Luar Negeri Inggris bahwa mereka perlu mengambil tindakan tegas atas insiden serangan yang menewaskan dua awak kapal tersebut.


Kapal Perang Inggris Berlayar di Laut China Selatan, Beijing Akan Lakukan Tindakan

"Iran bukan hanya masalah Israel saja, tapi juga merupakan negara pengekspor terorisme, kehancuran dan ketidakstabilan yang membahayakan kita semua. Dunia tidak boleh diam dalam menghadapi terorisme Iran," kata Lapid dalam sebuah pernyataan tertulis, dikutip Reuters.

Sementara itu, sejumlah narasumber intelijen AS dan Eropa juga mencurigai jika Iran berada di balik insiden serangan tersebut. Seorang pejabat di Kementerian Pertahanan AS mengatakan bahwa serangan yang dialami oleh kapal tanker Israel kemungkinan dilakukan dengan menggunakan drone. Meski demikian, ia menekankan bahwa semua pihak harus mencari bukti otentik terkait insiden tersebut.

 

AS Jatuhkan Sanksi terhadap Kepolisian Kuba, Joe Biden: Dukungan kepada Warga Kuba

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia