logo


Sebut RI Menuju Jalur Jebakan Pandemi, Epidemilog: Respons Kendali Tak Bisa dengan Tambal Sulam!

Epidemilog mengatakan bahwa Indonesia tidak memunyai target yang jelas untuk menangani pandemi Covid-19

31 Juli 2021 08:45 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pakar Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono mengingatkan Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia tengah menuju jalur jebakan pandemi Covd-19. Oleh karena itu, ia meminta agar penanganan pandemi dilakukan dengan strategi yang tepat.

"Pak @jokowi Indonesia sedang menuju jalur Jebakan Pandemi (Pandemic Trap) yg semakin dalam dan semakin sulit bisa keluar dengan lebih cepat. Respon kendali tak bisa dg tambal-sulam spt sekarang. Pilihannya hanya satu, kendalikan pandemi dg 3M, Tes-Lacak-Isolasi dan Vaksinasi," tulis Pandu di Twitter seperti dilihat Sabtu (31/7/2021).

Dilansir dari detikcom, Pandu Riono mengatakan demikian karena menurutnya Indonesia belum berhasil mengendalikan pandemi Covid-19. Bahkan, kata dia, Indonesia belum ada tanda-tanda menuju akhir pandemi.


Lonjakan Covid-19 Mulai Terjadi di Sumatera, Ketua DPD RI Minta Pemprov Segera Antisipasi

"Karena kan sampai sekarang kan kita belum berhasil mengendalikan pandemi, nggak beres-beres. Nggak ada tanda-tanda bahwa kita akan berhasil pakai cara apapun. Artinya kita bisa lama sekali baru bisa menyelesaikan pandemi. Jadi Pak Jokowi sudah berakhir masa jabatannya mungkin juga belum selesai," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Indonesia tidak memunyai target yang jelas untuk menangani pandemi Covid-19. Ia mengatakan bahwa selama ini pengendalian hanya dilakukan secara tambal sulam.

"Karena masalahnya adalah kita nggak punya target. Kita mau mengakhiri pandemi itu kapan? Semuanya itu intervensinya tambal sulam. Ada kasus naik baru kita bikin PPKM darurat, padahal sudah bisa diprediksi bahwa kalau kita tidak melakukan pengetatan sejak awal maka akan terjadi peningkatan yang luar biasa," lanjutnya.

Wajibkan OTG Covid-19 Isolasi di Gedung Terpadu, Bobby Nasution: Mereka Lebih Potensial Menyebarkan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati