logo


Jadwal Vaksinasi Dosis Kedua Terlambat, Walkot Medan: Tidak Ada Istilah Gagal Vaksinasi!

Bobby Nasution mengatakan bahwa persediaan vaksin Covid-19 di daerahnya mulai menipis

30 Juli 2021 21:06 WIB

Bobby Nasution
Bobby Nasution Ist

MEDAN, JITUNEWS.COM - Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan bahwa persediaan vaksin Covid-19 di daerahnya mulai menipis. Ia pun meminta kepada masyarakat agar tidak khawatir apabila vaksinasi dosis kedua mengalami keterlambatan.

"Vaksinasi, tadi juga disampaikan Bapak Gubernur. Itu vaksinasi hari ini bukan di Medan saja, di beberapa daerah di Sumut juga lagi kurang. Bahkan sudah berkali-kali kita sampaikan. Terakhir kemarin rapat dengan Menko Perekonomian, Menkes, juga sudah kami sampaikan," kata Bobby, Jumat (30/7/2021).

Bobby mengatakan bahwa 40 persen warga Medan sudah divaksin Covid-19 dosis pertama, namun belum menjalani vaksinasi dosis kedua karena keterbatasan stok. Ia pun berharap minggu depan stok vaksin Covid-19 sudah bisa diterima.


Menko PMK Minta Pelaksanaan Vaksinasi di Stasiun Kereta Semakin Diintensifkan

"Ini kurang lebih ada 40 persen yang sudah divaksin dosis pertama yang harusnya dilakukan dosis kedua, namun jadwalnya belum disuntikkan. Seperti apa penanganannya? Apakah ini gagal? Ini yang harus disampaikan ke masyarakat utamanya. Karena dosisnya masih sangat minim. Mudah-mudahan Agustus, minggu depan, bisa masuk lagi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada istilah gagal vaksinasi meski jadwal vaksin dosis kedua mengalami keterlambatan.

"Namun pertanyaan berikutnya, kalau sudah divaksin dosis pertama, dosis kedua terlambat jadwalnya, ini gagal atau tidak? Tidak gagal sama sekali. Masih boleh dilakukan vaksinasi. Ini yang harus dipahami oleh masyarakat, tidak ada (istilah) gagal (vaksinasi)," pungkasnya.

Soal Isu Influencer Terima Booster Vaksin Covid-19, Wagub DKI: Jangan Ganggu Perasaan Nakes!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati