logo


Desak Moeldoko Cabut Somasi ICW, Koalisi Sipil: Hormati Proses Demokrasi!

Koalisi Masyarakat Sipil menyayangkan sikap Moeldoko yang terkesan anti kritik

30 Juli 2021 17:01 WIB

Moeldoko
Moeldoko Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari YLBHI, ICJR, ELSAM, PSHK, Imparsial, KontraS, Greenpeace Indonesia, Jatam, LBH PP Muhammadiyah, BEM UI, hingga kelompok lainnya dengan total 109 organisasi mendesak agar Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mencabut somasi yang dilayangkan ke Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait promosi Ivermectin.

Alih-alih melayangkan somasi, Koalisi Masyarakat Sipil meminta agar Moeldoko menghormati proses demokrasi.

"Moeldoko untuk menghormati proses demokrasi yaitu kritik dari hasil penelitian yang dilakukan oleh ICW dan lebih berfokus pada klarifikasi pada temuan-temuan dari penelitian tersebut," demikian bunyi pernyataan sikap Koalisi Masyarakat Sipil yang disampaikan KontraS, Jumat (30/7/2021).


Andi Arief: Ruhut Mau Mengkudeta Pak Moeldoko

"Moeldoko selaku Kepala Staf Kepresidenan mencabut somasi dan mengurungkan niat untuk melanjutkan proses hukum terhadap ICW," lanjutnya.

Dalam keterangan tertulisnya itu, Koalisi Masyarakat sipil juga mendesak agar aparat penegak hukum menjaga komitmen untuk menegakkan demokrasi untuk kepentingan masyrakat.

"Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum agar tetap pada komitmen untuk menjaga demokrasi di Indonesia dengan mengimplementasikan hukum dan kebijakan yang sudah dibuat untuk kepentingan masyarakat dan bukan untuk pemberangusan," ujar Koalisi Masyarakat Sipil.

Lebih lanjut, mereka menyayangkan sikap Moeldoko yang terkesan anti kritik. Padahal, kata mereka, ICW menyampaikan pernyataan berdasarkan kajian ilmiah yang didukung fakta dan data.

Dituding Ingin Kudeta Moeldoko, Ini Kata Ruhut

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati