logo


Jangankan Lockdown, PPKM Darurat Saja Semuanya Menjerit

Presiden Jokowi membeberkan kebijakan PPKM Darurat menuai protes dari berbagai pihak.

30 Juli 2021 16:46 WIB

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasan pemerintah sejauh ini tak memberlakukan karantina total alias lockdown untuk menangani Covid-19. Dia menjelaskan kebijakan PPKM Darurat yang diterapkan 3-20 Juli lalu sudah dibanjiri protes dari berbagai pihak.

“Enggak bisa lockdown seperti negara lain. Lockdown itu artinya tutup total, kemarin PPKM Darurat kan semi lockdown, itu saja daerah semuanya menjerit minta untuk dibuka,” kata Jokowi, Jumat (30/7).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan, opsi lockdown belum tentu bisa menyelesaikan permasalahan pandemi.  


Soal Plasma Konvalesen Jadi Ajang Bisnis, Melki Laka Lena: Aparat Harus Bertindak

“Dengan PPKM Darurat, paling tidak, kita bisa rem (laju kasus), walaupun turunnya pelan-pelan, tapi paling tidak bisa kita rem. Saya tadi pagi sudah mengecek, di Wisma Atlet yang dulu (BOR) hampir 90 persen, tadi sudah turun di angka 38 persen,” bebernya.

Eks Wali Kota Solo itu juga berpesan kepada para pengusaha agar tetap semangat menghadapi situasi pandemi.

Jokowi meyakini program vaksinasi nasional yang tengah dijalankan dapat mempercepat pemulihan ekonomi. Pemerintah menargetkan kekebalan komunal sudah mencapai 70 persen pada akhir 2021.

Kasus Covid-19 Jakarta Turun Drastis, Musni Umar Puji Anies-Riza

Halaman: 
Penulis : Iskandar