logo


Megawati Ngaku Dirikan BMKG, BNPB, hingga KPK, PKS: Amanah Reformasi 1998

Megawati Soekarnoputri mengaku mendirikan BMKG, BNPB, BNN, dan juga KPK.

30 Juli 2021 15:10 WIB

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengaku mendirikan BMKG, BNPB, BNN, dan juga KPK. Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, memberikan apresiasi kepada Megawati.

"Benar memang zaman Bu Mega. Dan harus diapresiasi. Dan itu amanah reformasi 1998. Dan kerja kita belum selesai," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (30/7).

Menurutnya, kinerja BMKG dan BNPB perlu ditingkatkan. Sedangkan kerja yang belum selesai adalah adanya pelemahan KPK.


Jawab Kritikan Luhut, Rachland Nashidik: Dulu Kalah Pemilu, Megawati Kerahkan Demo PDIP pada SBY

"Karena pelemahan pada KPK masih terus berjalan. Sementara peran dan fungsi BMKG dan BNPB perlu terus ditingkatkan. Di Amerika masyarakat dekat dengan 911. Ke depan mesti ada lembaga pelayan masyarakat seperti 911," ujarnya.

Mardani berharap Megawati dan PDIP bisa berkontribusi lebih banyak lagi.

"Ayo, Bu Mega dengan PDIP-nya, pasti bisa kontribusi lebih banyak lagi," kata Mardani.

Sebelumnya, Megawati mengaku telah mendirikan BMKG, BNPB, BNN, dan juga KPK.

"Saya yang membuat BMKG, BNPB. Bukan bermaksud untuk menyombongkan diri. BNN, KPK, masih banyak lagi dan lain sebagainya," ungkap Megawati dalam sambutannya yang disiarkan YouTube infoBMKG, Kamis (29/7).

Soal Ucapan Selamat Hari Raya ke Baha'i, PKS Minta Menag Tak Picu Polemik

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata