logo


Soal Ucapan Selamat Hari Raya ke Baha'i, PKS Minta Menag Tak Picu Polemik

PKS khawatir kinerja Kementerian Agama di masa pandemi jadi terganggu.

30 Juli 2021 10:13 WIB

Bukhori Yusuf
Bukhori Yusuf dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi VIII DPR dari fraksi PKS, Bukhori Yusuf ikut berkomentar soal ucapan selamat Hari Raya ke penganut agama Baha’i yang disampaikan Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Bukhori meminta pejabat yang karib disapa Gus Yaqut itu agar tak melakukan hal yang dapat memicu pertentangan di tengah masyarakat.

Menurutnya, ucapan selamat Hari Raya kepada umat Baha'i di Indonesia tak ada urgensinya sama sekali. Dia justru was-was ucapan tersebut membuat pemeluk agama lain gusar.


Tanggapi Polemik Menag Yaqut soal Agama Baha'i, MUI: Negara Jangan Offside

“Saya mengimbau kepada Menteri Agama supaya menghindari perbuatan yang berpotensi memicu polemik sehingga mengusik fokus Kementerian Agama dalam menjalankan tupoksinya selama penanganan pandemi,” kata Bukhori dalam keterangannya, Kamis (29/7).

“Tidak ada urgensinya. Sementara, patut disayangkan apa yang disampaikan oleh Menteri Agama dilakukan atas nama negara,” tambahnya.

Diketahui, Menag Yaqut Cholil Qoumas belakangan ini dibanjiri kritikan karena mengucapkan selamat Hari Raya Naw-Ruz 178 EB kepada penganut Baha’i.

“Kepada saudaraku masyarakat Baha’i di manapun berada, saya mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Naw Ruz 178 EB,” kata Yaqut dalam rekaman video resmi Kementerian Agama.

“Suatu hari pembaharuan yang menandakan musim semi sprititual dan jasmani setelah umat Baha’i menjalankan ibadah puasa selama 19 hari,” lanjutnya.

Menag Yaqut Akui Agama Baha'i, Novel PA 212: Sudah Kebangetan Gagal Pahamnya

Halaman: 
Penulis : Iskandar