logo


Menlu AS Minta Iran Harus Bikin Keputusan soal Kelanjutan Perjanjian Nuklir JCPOA

Proses negosiasi antara Iran dan AS terkait pemulihan perjanjian nuklir 2015 yang digelar sejak April lalu untuk sementara waktu terhenti karena Iran tengah menggelar pemilu presiden

30 Juli 2021 10:15 WIB

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken Al Jazeera

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken, pada Kamis (29/7) mengatakan bahwa Iran harus segera membuat keputusan terkait proses negosiasi Vienna yang bertujuan untuk memulihkan kembali perjanjian nuklir 2015 atau JCPOA. Hal itu ia sampaikan saat menggelar konferensi pers virtual dengan Menteri Luar Negeri Kuwair Ahmed Nasser Al Sabah.

"Menurut saya, kami sudah dengan jelas memperlihatkan keyakinan baik kami dan keinginan kami untuk kembali masuk ke dalam perjanjian nuklir...Iran harus segera membuat keputusan, sebuah keputusan fundamental apakah mereka juga ingin kembali mematuhi perjanjian tersebut," kata Blinken, dikutip Sputniknews.

Di saat bersamaan, ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap untuk kembali melanjutkan negosiasi di Vienna.


PM Armenia Minta Rusia Jaga Perbatasan Armenia-Azerbaijan

"Kami akan terus melihat langkah apa yang sudah disiapkan oleh Iran dan apa yang belum siap mereka lakukan. (Meski begitu), kami tetap sepenuhnya siap kembali ke Vienna untuk melanjutkan negosiasi tetapi, seperti yang saya katakan, proses ini tidak akan dapat berlangsung tanpa batasan," tambah Blinken.

Sejak April, AS dan Iran sudah menggelar proses pembicaraan dan negosiasi di Vienna, Austria, sebagai upaya untuk memulihkan kembali perjanjian nuklir Iran 2015 yang sudah berantakan usai AS keluar dari perjanjian tersebut pada 2018 lalu.

Kapal AS Transit di Selat Taiwan, China: AS adalah Penghancur Perdamaian dan Stabilitas

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia