logo


Tak Takut Disomasi Veronica Koman soal TNI Injak Kepala, Kemenkumham: Kita Hormati Haknya

Kemenkumham mengatakan bahwa tindakan Veronica adalah hak setiap orang.

29 Juli 2021 15:30 WIB

veronica koman
veronica koman ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Staf Khusus (Stafsus) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly, Ian Siagian mengatakan bahwa pihaknya tidak takut dengan somasi yang dilayangkan oleh pengacara publik sekaligus aktivis HAM Papua, Veronica Koman terkait kasus angggota TNI AU yang menginjak kepala warga Papua.

Ian mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menahan Veronica apabila hendak membawa kasus tersebut ke organisasi perdamaian dunia (PBB). Ia mengatakan bahwa tindakan Veronica adalah hak setiap orang.

"Kita harus hormati hak setiap orang, kalau dia mau bawa ke jalur internasional, kita tidak bisa tahan dia," kata Ian seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (29/7/2021).


Kecam Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Disabilitas, Arie Kriting: Rakyat Bukan Lawan Tapi Kawan!

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak khawatir dan siap menghadapi laporan Veronica Koman.

"Kita negara berdaulat, siap selalu menghadapi segala tantangan dan masalah. Jangan khawaatir dan takut," tandasnya.

Sebelumnya, Veronica Koman akan melayangkan somasi kepada Pemerintah Republik Indonesia terkait kasus oknum TNI AU yang menginjak kepala warga Papua. Ia berencana melaporkan Pemerintah Indonesia ke Komite Penghapusan Diskriminasi Rasial, Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN-CRED/United Nation-The Committee on the Elimination of Racial Discrimination).

"Itu somasi saya untuk Pemerintah Indonesia. Begitu kedua prajurit ini dimulai prosesnya di peradilan militer, saya akan layangkan laporan ke UN-CERD," kata Veronica, Rabu (28/7/2021).

 

Sesalkan Tindakan Rasial Terhadap Orang Papua, Veronica Koman Sebar Video Polisi Pukul Warga

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati