logo


Anggota DPR Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Firman Soebagyo: Ini Solusi Terbaik

hal ini sangat membantu karena ditengah penuhnya ketersediaan kamar rawat inap di RS rujukan.

29 Juli 2021 12:05 WIB

Politisi Partai Golkar, Firman Soebagyo
Politisi Partai Golkar, Firman Soebagyo dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota DPR RI Firman Soebagyo mendukung rencana Sekjen DPR yang akan menyediakan fasilitas isolasi mandiri bagi wakil rakyat di Senayan yang terpapar positif Covid-19 di dua hotel setaraf bintang 3 di Jakarta

Menurutnya, hal ini sangat membantu karena ditengah penuhnya ketersediaan kamar rawat inap di RS rujukan.

"Jadi mengenai recana isoman di hotel ini harus diapresiasi kepada Sekjen DPR karena telah mencari solusi dan alternatif bagi anggota DPR yang terdampak pandemi Covid-19 yang tidak mendapatkan tempat untuk perawatan di RS karena sudah penuh semua," katanya, Rabu (28/7/2021).


Tak Perlu Fasilitas Hotel untuk Isoman Anggota Dewan, PDIP: Lebih Penting Akses Perawatan RS

Ditengah adanya usulan dari satu parpol tertentu untuk meminta kepada Pemerintah dibuatkan RS khusus untuk pejabat, justru itu lebih tidak rasional lagi.

Firman mengatakan dengan adanya solusi yg digagas pimpinan DPR dan Sekjen DPR akan memfasilitasi wakil rakyat terpapar pamdemi Covid 19 ke hotel adalah solusi terbaik.

Terkait tentang anggaran biaya untuk hotel bagi anggota DPR yang harus dilakukan tindakan isoman Legislator Golkar ini menilai, hal itu sudah diperhitungkan dengan penghematan anggaran yang ada selama ini.

Anggaran yang sudah dianggarkan untuk kebutuhan-kebutuhan kedewanan seperti kunjungan kerja, rapat-rapat yang secara virtual dan tidak terpakai selama dilakukan PPKM masa pandemi Covid-19 ini yang dicadangkan bila terjadi aggota dan staf DPR yang positif dan terpaksa harus dilakukan isolasi mandiri.

"Anggaran DPR pun sudah dilakuan refokusing oleh kementerian keuangan sebesar Rp 178 Miliar untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19 pemerintah melalui gugus tugas pandemi Covid-19. Jadi, ini semua semua anggaran refokusing diarahkan untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini,” kata dia.

“Selama PPKM diberlakukan DPR tidak ada aktifitas kedewanan seperti kunjungan dan rapat-rapat anggarannya dicadangkan untuk pembiayaan isoman secara mandiri bilamana terdapat anggota dewan yang terdampak dan positif sampai perlu isolasi mandiri, menurut saya ini sangat positif," ujarnya.

Karena itu, Firman pun berharap kebijakan yang dilakukan DPR ini harus juga diikuti oleh Kementerian/ Lembaga Pemerintah lain dan ini bertujuan untuk membantu meringankan kerja satgas maupun nakes saat ini yang sudah over load untuk memberikan pelayanan untuk menyembuhkan pasien Covid-19.

"Saya mengimbau kepada Kementerian lembaga juga ikut melakukan isolasi mandiri dengan menggunakan penghematan anggaran diinternalnya masing-masing jadi jangan membebani satgas karena nakes sudah terlalu berat beban anggarannya," tegasnya.

Firman S mengimbau masarkat tdk perlu terprovokasi oleh pihak yg tdk bertanggung jawab dan ini adalah masalah lesehatab dan kemanusiaan.

“Apakah tidak boleh kalau DPR memikirkan nasib aggota dan karyawan yang terpapar harus diselamatkan toh semua juga manusia biasa,” tegas Firman.

Dan sebaliknya Firman minta dukungan masarakat agar upaya positif ini tidak perlu dipersoalkan apalagi dipolitisasi.

“Mari kita sama sama bergandengan tangan bersama pemerintah untuk mengatasi pandemi yang belum tau kapan berakhirnya dan ujungnya seperti apa,” ucap Firman.

PKB Minta Fasilitas Isoman di Hotel Tak Eksklusif untuk Anggota Dewan Saja

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar