logo


Bertemu dengan Oposisi Belarusia di Gedung Putih, Joe Biden: Saya Merasa Terhormat

Joe Biden mengatakan bahwa AS akan terus mendukung rakyat Belarusia dalam memperjuangkan demokrasi dan hak asasi manusia

29 Juli 2021 11:30 WIB

Presiden AS Joe Biden (kanan) bertemu dengan Pemimpin Oposisi Belarusia, Sviatlana Tsikhanouskaya
Presiden AS Joe Biden (kanan) bertemu dengan Pemimpin Oposisi Belarusia, Sviatlana Tsikhanouskaya Reuters

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Rabu (28/7) kemarin telah bertemu dengan pemimpin oposisi Belarusia, Sviatlana Tsihanouskaya di Gedung Putih. Dalam pertemuan tersebut, Joe Biden menyampaikan dukungannya untuk demokrasi dan penegakan HAM di Belarusia.

"Saya merasa terhormat dapat bertemu dengan @Tsihanouskaya di Gedung Putih pada pagi ini. Amerika Serikat akan tetap berdiri disamping rakyat Belarusia dalam perjuangan mereka untuk demokrasi dan hak asasi manusia universal," tulis Joe Biden dalam postingan Twitter.

Tsihanouskaya, yang kini melarikan diri ke Lithuania, diketahui telah mendesak AS untuk menindak tegas pemerintahan Alexander Lukashenko, yang telah melakukan tindak kecurangan dalam proses penghitungan suara pemilu Belarusia 2020 serta melakukan sejumlah tindak pelanggaran HAM terhadap warga sipil yang menggelar aksi protes menentang hasil pemilu. Lukashenko sendiri sudah berkuasa di Belarusia sejak 1994 silam.


Joe Biden Sebut Ekonomi Rusia Hanya Bermodal Senjata Nuklir dan Minyak, Begini Reaksi Moskow

Pada pekan lalu, Tsihanouskaya juga meminta kepada sejumlah pejabat pemerintah AS untuk menjatuhkan sanksi tambahan terhadap perusahaan milik pemerintah Belarusia, khususnya perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang migas, kayu dan industri logam.

"Terima Kasih, @POTUS (Presiden AS), atas tanda solidaritas kuat yang sudah anda tunjukkan kepada jutaan rakyat Belarusia yang tidak kenal takut, yang selama ini sudah memperjuangkan kebebasannya secara damai. Hari ini, Belarusia berada di garis depan pertempuran antara demokrasi dan kediktatoran. Dunia berdiri dengan kami. Belarusia akan menjadi sebuah cerita sukses," tulis Tsihanouskaya.

AS Tak Bisa Jamin Akan Tetap Patuh pada Perjanjian Nuklir Iran, Khamenei: Pengecut

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia