logo


SBY Doakan Pemerintah Dibimbing Tuhan Atasi Covid, Mantan Politisi Demokrat: Jangan Jadikan Doa sebagai Alat Politik

Berdoalah dalam kesunyian!

29 Juli 2021 11:05 WIB

Surat Rakyat

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut berperan dalam upaya penanganan virus corona (Covid-19) di Indonesia. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu berdoa agar Indonesia selamat dari serbuan virus asal Wuhan, China.

“Tuhan, seraya gigih berikhtiar, kami tetap memohon kemurahan hati-Mu. Selamatkan negeri kami dan kami semua,” kata SBY dalam akun Twitter @SBYudhoyono, dikutip Kamis (29/7).

SBY juga meminta Tuhan untuk memberikan petunjuk kepada pemerintah saat ini terkait penanggulangan pandemi.


Luhut Sarankan SBY Tiru Habibie, Demokrat: Menunjukkan Ketidakdewasaannya dalam Berpolitik

“Bimbinglah pemerintah kami dan juga kami masyarakat Indonesia agar dapat mengatasi pandemi besar ini. Amin,” tuntasnya.

Selang beberapa waktu, mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengeluarkan pernyataan yang diduga merespons doa SBY itu.

Menurutnya, doa adalah komunikasi jiwa antara manusia dengan Tuhan. Jadi, tak perlu memamerkan doa ke publik, apalagi untuk menyindir pihak tertentu.

“Doa adalah sarana memohon dan menyampaikan keluh kesah dan syukur kepada Tuhan. Doa tidak untuk dipamer dan jangan pernah gunakan kalimat doa untuk menyindir orang lain apalagi menjadikan doa sebagai alat politik,” kicaunya lewat akun @FerdinandHaean3.

“Berdoalah dalam kesunyian!,” tegasnya.

Sentil Annisa Pohan, Dewi Tanjung: Ayat 291 Berbunyi Demokrat Partai Baper Adalah Dalang Demo

Halaman: 
Penulis : Iskandar