logo


Kasus Infeksi Covid-19 Tak Kunjung Turun, Sydney Perpanjang Lockdown hingga 4 Pekan

Otoritas negara bagian New South Wales terpaksa memperpanjang dan memperketat kebijakan lockdown di Sydney menyusul terjadinya peningkatan kasus infeksi Covid-19 harian

29 Juli 2021 09:45 WIB

Sydney Opera House
Sydney Opera House okezone

SYDNEY, JITUNEWS.COM - Otoritas negara bagian New South Wales, pada Rabu (28/7) telah memutuskan untuk memperpanjang masa pemberlakuan kebijakan lockdown di kota terbesar di Australia, Sydney, selama setidaknya empat pekan ke depan, usai penambahan kasus infeksi Covid-19 harian di wilayah tersebut tak kunjung menurun meski aturan pembatasan sudah diperketat.

Dengan keputusan tersebut, 5 juta penduduk di Sydney terpaksa harus menahan diri untuk tidak keluar rumah hingga 28 Agustus mendatang untuk menghentikan penyebaran varian Delta.

Usai pada Selasa (27/7) lalu melaporkan 177 kasus infeksi tambahan, atau 5 kasus lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, Otoritas New South Wales mengatakan bahwa kebijakan lockdown tersebut akan tetap diberlakukan hingga kasus infeksi harian mengalami penurunan hingga satu digit per hari.


Bisa Picu Amarah China, Menlu AS Bertemu Perwakilan Dalai Lama di India

"Saya juga merasa marah dan frustrasi seperti halnya kalian, bahwa kita saat ini belum mampu membuat jumlah kasus mengalami penurunan seperti yang kita harapkan sebelumnya, tapi ini kenyataannya," kata Gubernur Negara Bagian New South Wales, Gladys Berjiklian dalam konferensi pers, dilansir Reuters.

Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah memberikan instruksi kepada pihak kepolisian untuk memantau secara ketat pemberlakuan kebijakan sosial distancing tersebut dan mendorong warga untuk melaporkan semua orang yang diduga telah melakukan pelanggaran.

"kita tidak bisa tahan dengan orang-orang yang terus melakukan hal yang salah karena itu membuat (progres) kita semua mundur," tegasnya.

Ancam Bunuh Penasihat Kesehatan Gedung Putih, Pria AS Berhasil Dibekuk Polisi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia