logo


Ancam Bunuh Penasihat Kesehatan Gedung Putih, Pria AS Berhasil Dibekuk Polisi

Pelaku pengiriman email berisi ancaman pembunuhan terhadap sejumlah pakar kesehatan AS berhasil ditangkap. Jika terbukti bersalah, ia akan menghadapi hukuman penjara maksimal 10 tahun

29 Juli 2021 09:15 WIB

Dr. Anthony Fauci
Dr. Anthony Fauci istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Kepolisian Amerika Serikat telah berhasil menangkap seorang pria asal Maryland yang diduga telah mengirimkan serangkaian ancaman kepada dua orang pakar kesehatan AS.

Menurut siaran pers kantor kejaksaan negara bagian Maryland, seorang pria bernama Thomas Patrick Connally Jr diduga mengirimkan sejumlah email antara tanggal 28 Desember 2020 hingga 2021 kepada Dr. Fauci, dimana dalam email tersebut ia mengancam akan membunuh Fauci dan membahayakan anggota keluarga pakar kesehatan top AS tersebut.

"Kami tidak akan pernah mentolerir ancaman kekerasan terhadap para pejabat publik," kata Jonathan Lenzner, seorang jaksa wilayah di Maryland, dikutip Sputniknews.


Kim Jong-un Bilang Lockdown Berkepanjangan Saat Ini Tak Lebih Buruk dari Era Perang Korea

"Para pakar kesehatan layak menerima ucapan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras mereka, dan kami tidak sungkan untuk menjatuhkan tuntutan kepada individu-individu yang berupaya memanfaatkan ketakutan untuk membungkam para pegawai sipil tersebut," tambahnya.

Selain mengancam akan membunuh Dr. Antony Fauci, Connolly juga mengirimkan sejumlah email serupa kepada Direktur Institut Kesehatan Nasional AS Dr. Francis Collins pada 24 April 2021 lalu.

"Dr. Francis Collins juga menerima empat email ancaman dari alamat email dengan enkripsi yang sama, yang terhubung dengan Connally," lanjutnya.

Jika nantinya terbukti bersalah, Connally kemungkinan akan menghadapi tuntutan hukuman kurungan selama sepuluh tahun di penjara federal, dan lima tahun di penjara negara bagian.

Bisa Picu Amarah China, Menlu AS Bertemu Perwakilan Dalai Lama di India

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia