logo


Tanggapi Polemik Menag Yaqut soal Agama Baha'i, MUI: Negara Jangan Offside

MUI sebut pemerintah tidak perlu memfasilitasi agama selain enam agama yang diakui

28 Juli 2021 19:16 WIB

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI
Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI tribunnews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qaumas menjadi sorotan publik usai memberi ucapan selamat hari raya kepada agama Baha'i. Padahal agama yang lahir di Persia itu pernah dicap sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat pada tahun 2014.

Sementara itu, Ketua MUI Cholil Nafis mengingatkan agar pemerintah tidak melampui batas dengan menyamaratakan perlakuan agama lain dengan enam agama yang diakui di Indonesia.

"Memang negara wajib melindungi umat agama, tapi jangan offside menjadi melayani yang sama dengan enam agama yang diakui," kata Cholil seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (28/7/2021).


Cuitan 'Muazin' Jokowi Jadi Sorotan, Wantim MUI: Persoalan Fiqih Mengemuka karena Ada Keanehan

Menurutnya, pemerintah tidak perlu memfasilitasi agama selain enam agama yang diakui. Meski tidak menjelaskan secara detail terkait sikap MUI tehadap agama Baha'i, ia menyebut MUI saat ini sedang mengkaji sikap terkait agama tersebut.

"Baha'i yang sudah jadi komunitas agama jangan menodai agama lain," ujarnya.

Menag Beri Ucapan Selamat Hari Raya ke Baha'i, Abubakar Assegaf: Kenapa Aliran Sesat Dianggap Sebagai Agama?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati